Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cerita Pedagang Tanah Abang yang Hampir Tutup Toko saat Pandemi Covid-19

Gedung Blok A Pasar Tanah Abang sempat ditutup sekira empat bulan pada 2020 saat pemberlakuan PSBB

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sejumlah pedagang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Gedung Blok A Pasar Tanah Abang sempat ditutup sekira empat bulan pada 2020. 

Tepatnya saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena pandemi Covid-19, pada Maret 2020.

Dampaknya, aktivitas jual beli di pasar tersebut anjlok. 

Empat bulan tutup toko, pedagang menjerit karena tak ada pendapatan. 

Satu dari puluhan ribu pedagang, Umi (43), mengatakan sempat menutup tokonya selama empat bulan itu.

Karena tak diizinkan berjualan di Blok A, Umi pun menjajakan barang dagangannya berupa pakaian menggunakan mobil.

"Saya putar otak, bagaimana caranya biar tetep bisa jualan. Ya sudah deh keliling komplek saja pakai mobil sambil dagangin pakaian," jelas Umi, di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).

Bahkan, Umi yang sebelumnya ogah berdagang pakaian menggunakan media online, kini melakukannya.

"Saya juga jualan di media online. Tadinya enggak pernah mau karena ribet, enak dagang langsung," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved