Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kawasan Kemang Utara IX Jakarta Selatan Banjir 70 Cm, Akses Jalan Lumpuh

Itu adalah jalan alternatif bagi pengendara yang hendak melintas dari arah Pancoran menuju Kemang maupun sebaliknya.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Jalan Kemang Utara IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Kamis (18/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Hujan deras yang melanda wilayah Jakarta Selatan membuat sejumlah titik kebanjiran, Kamis (18/2/2021).

Salah satunya di Jalan Kemang Utara IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Itu adalah jalan alternatif bagi pengendara yang hendak melintas dari arah Pancoran menuju Kemang maupun sebaliknya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Jalan Kemang Utara IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Kamis (18/2/2021).
Jalan Kemang Utara IX, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Kamis (18/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Akses jalan pun lumpuh, pengendara roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas di Jalan Kemang Utara IX.

Banjir disebabkan karea air di Kali Mampang meluap hingga memenuhi jalanan, pasar, dan sejumlah rumah warga.

Sementara itu, Camat Mampang Prapatan Djaharuddin mengatakan terdapat 6 RW di wilayahnya yang terendam banjir.

"Iya 6 RW (terendam banjir). Lokasinya di Pondok Karya, Kemang Utara IX, terus Jalan Bank, terus Tegal Parang 1,2, dan 3 itu rendah itu cekungan," kata Camat Mampang Prapatan Djaharuddin saat dikonfirmasi.

Kantor Kelurahan Tegal Parang pun turut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.

"Satu meter kalau di luar, di parkiran. Kalau di dalam itu paling 30 sentimeter," kata Lurah Tegal Parang, Ramli.

Sementara itu, ratusan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) dikerahkan ke lokasi yang terendam banjir.

"Kalau secara personel semua kan, kita PPSU saja setiap kelurahan ada 50. Dikali lima sudah 250 orang. Itu belum dari petugas SDA (Sumber Daya Air)," ucap Djaharuddin.

"Kita kerahkan semua tenaga di lapangan semua kan ya untuk percepatan surut. Kita melancarkan tali-tali air, kita bersihkan supaya lancar. Paling durasi waktunya pendek kok ini," ujarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved