Breaking News:

Kapolsek Astana Anyar dan Belasan Anggotanya Terancam Hukuman Mati, Kadiv Humas: Kita Lihat Faktanya

Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung, Kompol Yuni Purwanti dan belasan oknum anggota Polri terancam hukuman mati.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi kini menjabat sebagai Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung, Kompol Yuni Purwanti dan belasan oknum anggota Polri terancam hukuman mati.

Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus narkoba yang melibatkan mantan Kapolsek Astana Anyar dan belasan oknum anggota Polri.

Kompol Yuni dan oknum anggota Polri diamankan terkait kasus narkoba, di sebuah Hotel di Kota Bandung.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menyatakan pihaknya masih belum memutuskan sanksi hukum kepada Kompol Yuni dkk.

Ia menyatakan pihak internal Polri tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

TONTON JUGA:

Dia masih enggan menjawab terkait kemungkinan seluruh anggotanya itu diberikan sanksi maskimal hukuman mati.

"Kita harus melihat fakta hukum di lapangan dari kasus tersebut. Apakah hanya pemakai, apakah ikut-ikutan, apakah pengedar. Semua perlu pendalaman oleh penyidik," kata Argo kepada wartawan, Kamis 18 Februari 2021.

Baca juga: Pengakuan Jennifer Jill Buatnya Ditahan Meski Hasil Tes Urine Negatif, Suami dan Anak Juga Dibawa

Baca juga: Wacana Tuntutan Hukuman Mati untuk Edhy Prabowo dan Juliari Batubara, PDI-P: Jangan Intervensi

Baca juga: Ditjen GTK Beri Kesempatan Guru Honorer Jadi PPPK, Simak Perbedaan Gaji Honorer dengan Gaji PPPK

Baca juga: Penyebab Lay Doritos dan Cheetos Tidak Akan Diproduksi Lagi Tahun Ini, Berikut Kata Indofood

Diketahui, wacana sanksi hukuman mati kepada personel Polri yang terlibat kasus narkoba itu merupakan kebijakan dari eks Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Terkait sanksi, Argo menyatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Halaman
123
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved