Breaking News:

MK Tolak Gugatan, KPU Tangsel Siapkan Penetapan Benyamin-Pilar Sebagai Paslon Terpilih

KPU Tangsel langsung menyiapkan rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pilkada Tangsel 2020, usai gugatan sengketa di MK ditolak.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Ketua KPU Tangsel, M. Taufiq MZ, di Gedung Serba Guna Pondok Aren, Tangsel, Senin (25/1/2021). KPU Tangsel langsung menyiapkan rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pilkada Tangsel 2020, usai gugatan sengketa di MK ditolak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - KPU Tangerang Selatan (Tangsel) langsung menyiapkan rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pilkada Tangsel 2020, usai gugatan sengketa di MK ditolak.

"Alhamdulillah sudah dibacakan keputusan Mahkamah Konstitusi terkait PHPU pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan 2020 dan hasilnya adalah menolak permohonan pemohon, artinya KPU segera melaksanakan langkah dan tahapan berikutnya, yakni penetapan pasangan calon terpilih," kata Ketua KPU Tangsel, M. Taufiq MZ, melalui aplikasi pesan singkat, Kamis (18/2/2021).

Dengan ditolaknya gugatan yang menyasar KPU Tangsel sebagai termohon, Taufiq bersyukur.

Baginya, hal itu menunjukkan kinerja KPU sudah sesuai jalur pada penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Pada akhirnya kita menyampaikan tentu salut kepada seluruh pasangan calon, baik yang kemudian dipercaya masyarakat dengan suara terbanyak."

"Dan yang melakukan gugatan tentu ini adalah mekanisme dan kanal yang terbaik kita lokalisir perselisihan di MK dan keputusan MK final mengikat sehingga kita bisa menerima semuanya," ujarnya.

Baca juga: Aksi Syifa, Gagalkan Jambret Rampas Ponsel Neneknya: Tabrakkan Diri ke Motor hingga Pelaku Terjatuh

Taufiq mengaku pihaknya sudah menerima salinan dalam bentuk digital terkait putusan MK menolak gugatan, pada Rabu (17/2/2021).

"(Rapat pleno penetapan pasangan terpilih) kalau batas waktu paling lama lima hari setelah diterimanya salinan keputusan MK, untuk tanggal dan tempat hari ini kita plenokan nanti dikabarkan lebih lanjut," pungkas Taufiq. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 pada Pilkada Tangsel 2020, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengajukan gugatan ke MK.

Muhamad-Saraswati memperkarakan proses Pilkada Tangsel yang sudah sampai tahap pleno rekapitulasi suara oleh KPU Tangsel, dengan dalil terjadi kecurangan terstruktur, sistematis dan masif.

Baca juga: Tak Ada Tersangka, Kasus Dugaan Perjudian di Pemancingan Cilandak Berakhir dengan Permintaan Maaf

Baca juga: Sanksi Pidana dan Lembaga Tak Cukup, Polri Diminta Lakukan Ini ke Kapolsek Astana Anyar:Dampak Buruk

Pada pleno tersebut, KPU menetapkan paslon 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan memperoleh suara terbanyak. 

Namun, setelah dua kali sidang, MK menolak gugatan Muhamad-Saraswati lantaran tidak memenuhi syarat Undang-Undang nomor 10 tahun 2016, pasal 158 ayat 2 huruf d.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved