Breaking News:

Penyaluran BLT Subsidi Gaji Pekerja Hampir 100%, Kini Beralih ke Kartu Prakerja

Menaker Ida Fauziyah menyebutkan proses penyaluran BSU atau BLT subsidi gaji bagi pekerja/buruh di tahun 2020 hampir rampung.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Menaker, Ida Fauziyah di Pusdiklat SDM Ketenagakerjaan, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2021). Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebutkan proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji bagi pekerja/buruh di tahun 2020 hampir rampung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebutkan proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji bagi pekerja/buruh di tahun 2020 hampir rampung.

Ida mengatakan realisasi dana BSU yang sudah disalurkan Kemnaker pada tahun 2020 mencapai 98,92 persen.

Adapun sisanya sudah dikembalikan kepada kas negara.

“Jadi sudah hampir 100 persen. Karena kita tutup buku dan harus dikembalikan kepada negara,” kata Politikus PKB itu di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Terkait sisa dana BSU yang belum bisa disalurkan di tahun sebelumnya, Ida berujar pihaknya dapat kembali mengajukan lagi ke kementerian keuangan untuk bisa diproses lebih lanjut, jika pengajuan tersebut memenuhi persyaratan.

“Yang tersisa, sepanjang memenuhi syarat, maka akan kami mintakan kembali ke kementerian keuangan,” ujarnya.

Ida Fauziah menjelaskan BSU memang tidak dianggarkan Kementerian Ketenagakerjaan pada APBN periode 2021.

Namun program sejenis lainnya masih akan dilanjutkan.

“Program seperti kartu Prakerja, yang didalamnya ada insentif yang nilainya sama (seperti BSU), yaitu Rp 600 ribu selama 4 bulan, itu tetap ada,” kata Ida.

Baca juga: Mobil Polisi Terjun di Jurang Sedalam 20 Meter, Pengemudi Selamat, Langsung Naik Ke Atas Jalan

Baca juga: Wali Kota Depok Dukung Dua Warganya Berprestasi di Indonesian Idol

Ida mengatakan alokasi kartu pra kerja sebesar Rp 20 triliun, sehingga program kartu prakerja disamping untuk meningkatkan kompetensi, juga ada insentif yang diberikan kepada para peserta.

“Ini akan lebih banyak menyasar pencari kerja, mereka yang di PHK, mereka yang dirumahkan yang menjadi peserta,” kata Ida.

Ida menjelaskan untuk program kartu prakerja sendiri, pihaknya di Kemnaker hanya menjadi bagian dari program tersebut, sebagai kementerian yang menyelenggarakan program pelatihan kerja.

Sedangkan program kartu prakerja sendiri berada dibawah kordinasi Menko Perekonomian.

“Kami menjadi bagian dari program itu, karena kami mengkoordinasikan lembaga pelatihan, baik yang berada di lingkungan Kemnaker, maupun LPK swasta melalui sisnaker,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kata Menaker soal Kelanjutan BSU yang Belum Bisa Disalurkan Tahun Lalu

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved