Food Story

Sihir Cita Rasa Khas Soto Betawi di Pondok Pinang: Resepnya Pernah Ditawar Sampai Rp 500 Juta

Selepas kepergian pembuatnya, H Ridwan, keluarga menjaga betul warisan itu meski banyak yang melirik dengan tawaran fantastis bernilai ratusan juta

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Penerus usaha Soto Betawi Sambung Nikmat, Suhada (baju putih) anak keempat dari H Ridwan dan Hajjah Atiyah, istri dari mendiang H Ridwan di RM Sambung Nikmat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (17/2/2021) 

Kini, H Ridwan telah tutup usia. Usaha soto betawi dilanjutkan oleh istrinya, Hajjah Atiyah (82) dan keenam anaknya.

Lezatnya soto betawi H Ridwan

Rumah Makan Sambung Nikmat beralamat di Jalan Ciputat Raya Nomor 2 Jakarta Selatan.

Dari luar, tak ada yang istimewa dengan rumah makan di tepi jalan raya ini. Bangunan rumahnya terlihat biasa saja alias sederhana. Hanya ada tulisan Soto Betawi di kaca etalase. 

Namun, banyaknya mobil yang terparkir membuat saya yakin bahwa restoran ini tak biasa.

Begitu memasuki area dalam ruang makan, seorang karyawan paruh baya langsung menyapa saya dan menyilakan duduk di meja makan.

Baca juga: Sekarang Foto KTP Elektronik Bisa Diganti, Bagaimana Caranya?

Tak jauh dari saya duduk, terlihat tulisan kecil "sudah dipesan" di atas sejumlah meja, yang menandakan akan ada pengunjung lebih dari dua orang datang demi menyantap soto betawi itu.

Saya memesan seporsi soto betawi campur yang bisa dibilang legendaris ini. Kita bisa memilih sesuai selera isian dari seporsi soto. Pilihannya ada daging, babat, paru dan usus sapi. Kita bisa memilih daging murni, daging-jeroan campur atau jeroan saja. Bebas.

Kuah berwarna merah

Tak menunggu lama, pelayan yang membawa seporsi nasi, sepiring soto dan irisan jeruk nipis, jeruk limau serta bawang goreng, tiba.

Dari tampilannya, soto betawi ini memang beda. Bila kebanyakan soto betawi berwarna putih dan kuning, soto ini berwarna merah. Menariknya, soto ini disajikan di atas piring bukan mangkuk.

Menurut generasi kedua penerus usaha Restoran Soto Betawi Sambung Nikmat yang berdiri sekitar tahun 1987, Suhada (48), warna merah dari soto ini berasal dari cabai giling yang diolah bersama rempah-rempah lainnya.

Sepiring soto betawi Sambung Nikmat dengan kuah merah yang menjadi ciri khasnya di Restoran Sambung Nikmat, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (17/2/2021).
Sepiring soto betawi Sambung Nikmat dengan kuah merah yang menjadi ciri khasnya di Restoran Sambung Nikmat, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (17/2/2021). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

"Kuahnya kita pakai cabai giling asli sehingga berwarna merah," ungkapnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Rabu (17/2/2021).

Sedangkan piring digunakan untuk menuangkan kuah soto dan isiannya yang terbilang banyak. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved