Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Pagi Ini, Jalan Pusdiklat Depnaker Terendam Banjir 30 Cm, Pengendara Diimbau Putar Arah

Jalan Pusdiklat Depnaker, Makasar, Jakarta Timur terendam banjir. Pengendara diimbau putar balik

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Jalan Pusdiklat Depnaker, Makasar, Jakarta Timur terendam banjir hingga 30 Cm, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Jalan Pusdiklat Depnaker, Makasar, Jakarta Timur terendam banjir hingga 30 sentimeter, pengendara diimbau memutar arah.

Imbas hujan yang mengguyur DKI Jakarta sedari Kamis (18/2/2021) dan luapan Kali Sunter, Jalan Pusdiklat Depnaker terendam banjir sedari Jumat (19/2/2021) dini hari.

Kordinator lapangan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Makasar,  Suwarjo mengatakan banjir sudah terjadi sekira pukul 03.00 WIB.

Dengan ketinggian air yang bertahap, banjir mulai mencapai 40 sentimeter pada pukul 04.00 WIB.

"Iya ini imbas hujan sejak kemarin malam dan kiriman air dari Sunter Hulu. Jadi kali meluap dan sampai pagi ini jalanan masih terendam," jelasnya di lokasi.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 09.30 WIB, Jalan Suprapto Suparno masih terendam hingga ketinggian 30 sentimeter.

Petugaa dari PPSU, Sumber Daya Air Kecamatan Makasar hingga Satpol PP Kecamatan Makasar telah bersiaga di lokasi.

Para petugas telah memberikan imbauan kepada pengendara agar tak melintas dan memutar arah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Jumat 19 Februari 2021, Zodiak Ini Diminta Hindari Pengeluaran Demi Gengsi

Baca juga: Permukiman Warga RW 04 Cipinang Melayu Terendam Banjir 2 Meter

Baca juga: Banjir Kritikan, Dayana Akhirnya Minta Maaf: Saya Cinta Indonesia

Sayangnya, sejumlah pengendara justru tetap memaksa menerjang banjir dan tak sedikit diantaranya mengalami mogok atau mati mesin pada kendaraannya, khususnya kendaraan roda dua.

"Kita sudah imbau untuk memutar arah. Sebab kalau di sini banjir yang dari arah Pinang Ranti menuju Kelurahan Halim Perdanakusuma/Pasar Embrio tak bisa lewat. Kalau mau motornya aman, lebih baik mereka putar arah lewat hek/Jalan Raya Pondok Gede," ungkap Suwarjo.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved