Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Terdampak Banjir Dipindah ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melakukan evakuasi terhadap enam orang pasien Covid-19 yang rumahnya terdampak banjir.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Jenderal Ahamad Yani, Bekasi Selatan saat digunakan sebagai RS Darurat penanganan Covid-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melakukan evakuasi terhadap enam orang pasien Covid-19 yang rumahnya terdampak banjir. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi rupanya berdampak pada pasien Covid-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Rina Oktavia mengatakan, pihaknya melakukan evakuasi terhadap enam orang pasien Covid-19 yang rumahnya terdampak banjir.

"Ada enam pasien Covid-19 yang terdampak banjir, mereka statusnya masih menjalani isolasi mandiri di rumah," kata Rina, Kamis (19/2/2021).

Rina memastikan, keenam pasien saat ini, sudah berada di Rumah Sakit (RS) Darurat Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. 

Ruang isolasi RS Darurat Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.
Ruang isolasi RS Darurat Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

"Seluruh pasien kita evakuasi ke RSD Stadion Patriot, karena rumah mereka tidak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri," jelasnya.

Sebagai rincian, tiga pasien berasal dari wilayah Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat.

Di sana, banjir melanda setinggi satu meter.

Baca juga: Tak Mampu Bayar Terapis Pijat Plus-plus, Irwanto Kabur Telanjang: Habisi Nyawa Pakai Benda Ini

Baca juga: Sampai Hari Ini, 666 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di TPU Jombang

Baca juga: Gaya Nyentrik Kompol Yuni saat Bertugas, Naik Motor Trail ke Kantor: Punya Keahlian Beladiri Judo

Sedangkan tiga pasien lagi berasal dari Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu.

Di sana, banjir menggenangi pemukiman warga setinggi satu meter.

"Karena untuk pasien isolasi mandiri akan tetap dipantau petugas puskesmas, karena banjir mereka dipindah supaya tetap dapat dipantau," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved