Breaking News:

BMKG Prediksi Puncak Hujan di Jabodetabek Sampai Awal Maret, Waspada Tanggal 23 dan 24 Februari

Puncak musim hujan di Jabodetabek diprediksi berlangsung hingga awal Maret 2021.

bucurestifm
Iluistrasi Hujan. 

2. Ada aktivitas gangguan atmosfer di zona ekuator, yang mengakibatkan perlambatan dan pertemuan angin.

Ada pembelokan dari arah utara ke wilayah Jabodetabek yang bergerak melambat.

"Di situlah terjadi intensitas pembentukan awan-awan hujan yang akhirnya terkondensasi menjadi hujan dengan intensitas tinggi," kata Dwikorita.

Selain itu, pertemuan angin dari arah Asia, kemudian bertemu dengan angin dari arah Samudra Hindia.

Baca juga: Intip Promo JSM Alfamart 19-21 Februari 2021, Banyak Diskon Kebutuhan Rumah Tangga di Akhir Pekan

bmkg 1
Ada aktivitas gangguan atmosfer di zona ekuator, yang mengakibatkan perlambatan dan pertemuan angin.

"Karena bertemu jadi terjadi penghambatan, jadi dari utara itu terhalang."

"Tidak bisa langsung menerobos ke selatan, karena terhalang angin dari arah barat."

"Sehingga angin dari utara membelok ke timur, dan melambat."

"Di situlah terjadinya peningkatan pembuatan awan-awan hujan," papar kepala BMKG.

Baca juga: Setia Dampingi dari Nol, Ini Kesedihan Ririe Tahu Ayus Selingkuh dengan Nissa Sabyan

3. Adanya tingkat labilitas dan kebasahan udara di sebagian besar wilayah Jawa bagian barat yang cukup tinggi.

Hal ini mengakibatkan potensi pembentukan awan-awan hujan di wilayah Jabodetabek.

4. Terpantaunya daerah pusat tekanan rendah di Australia bagian utara yang membentuk pola konvergensi di sebagian Pulau Jawa.

"Berkontribusi juga dalam pola pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa bagian barat," imbuh Dwikorita.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BMKG Prediksi Curah Hujan di Jabodetabek Meningkat Hari Ini, Puncak Musim Hujan hingga Maret 2021

Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved