Breaking News:

Sang Adik Ceritakan Cita-cita Komjen Agus Andrianto Masa Kecil, Sempat Terpukul Saat Ibunda Wafat

Komjen Agus Andrianto telah ditunjuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim Polri. Sang adik ceritakan cita-cita kakaknya.

Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Kapolda Sumut, Agus Andrianto disela-sela melakukan sidak harga kebutuhan bahan pangan di Brastagi Supermarket, Selasa (28/5/2019). Ternyata Komjen Agus Andrianto sempat memiliki cita-cita sebagai pegawai Kantor Pos 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Komjen Agus Andrianto telah ditunjuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim Polri.

Ternyata Komjen Agus Andrianto sempat memiliki cita-cita sebagai pegawai Kantor Pos.

Sebab, banyak dari keluarganya yang bekerja di Kantor Pos.

Sisi lain Komjen Agus Andrianto yakni seluruh saudara laki-lakinya tersemah nama Agus.

Sedangkan yang wanita bernama Sri.

Hal itu diceritakan adik Komjen Agus Andrianto, Agus Oni Setiawan pada Jumat (19/2/2021).

Komjen Agus Andrianto merupakan anak ke-11 dari 12 bersaudara dari pasangan Sukarsono-Sri Sudaryati.

Ayahnya merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil.

Terakhir menjabat sebagai camat di Kecamatan Banjarejo, Blora dan pensiun pada 1982.

Dari 12 saudaranya itu terdiri atas 6 perempuan dan 6 laki-laki.

Arinto Prasetya (51) keponakan Komjen Agus Andrianto sekaligus kawan masa kecil menunjukkan foto pernikahan Komjen Agus Andrianto
Arinto Prasetya (51) keponakan Komjen Agus Andrianto sekaligus kawan masa kecil menunjukkan foto pernikahan Komjen Agus Andrianto (TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI)

Kata Agus Oni Setiawan, adik bungsu Komjen Pol Agus Andrianto, alasan orangtuanya menyematkan nama Agus pada semua anak laki-lakinya karena nama tersebut tersirat makna yang maskulin.

Sedangkan nama Sri untuk perempuan karena menurut orangtuanya mengandung makna feminin.

“Jadi begitu alasan orangtua. Makanya kalau di keluarga, panggilan kakak itu Andri, bukan Agus.Kalau Agus, semua anak laki-lakinya ada Agusnya,” ujar Agus Oni Setiawan, Jumat (19/2/2021).

Meski memiliki nama yang sama, kini mereka memiliki jalan hidupnya masing-masing.

Agus Andrianto adalah satu-satunya yang menjadi Polisi.

Padahal cita-cita Komjen Agus Andrianto masa kecilnya menjadi pegawai Kantor Pos.

Komjen Pol Agus Andrianto
Komjen Pol Agus Andrianto (Youtube via Surya.co.id)

“Karena memang banyak saudara yang kerja di Pos, kakak dulu juga memiliki cita-cita yang sama, kerja di Kantor Pos,” tandas Oni.

Nasib untuk menjadi pegawai Pos bagi Andri semakin jauh panggang dari api setelah dia tamat dari SMA 1 Blora diterima di Akademi Kepolisian (Akpol).

Meski begitu Andri tidak merasa menyesal. Sebelumnya dia menempuh pendidikan di SD 1 Tempelan Blora dan SMP1 Blora.

“Jadi beliau masuk ke Akpol itu kalau tidak keliru tahun 1986, itu menjadi kebanggaan keluarga,” tandasnya.

Tekad Andri saat masih berstatus taruna Akpol adalah untuk membahagiakan orangtua.

Namun takdir membuat Andri terpukul.

Saat masih taruna tingkat II pada 1987, ibunya wafat.

“Jadi ibu tidak melihat karir Mas Andri. Kalau bapak sempat melihat kakak meniti karir di kepolisian, sebab bapak meninggal pada 2014,” ujar Oni.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat melakukan pengecekan kesehatan.
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat melakukan pengecekan kesehatan. (TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR)

Baru setelah lulus dari Akpol pada 1989, Andri bertugas pertama di Sumatera Utara.

Dan saat ini dia menduduki jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri berpangkang komisaris jenderal.

Kini sesekali Andri menyempatkan pulang ke Blora untuk menemui beberapa saudara kandungnya. Terakhir pulang pada 2020 kebetulan saat itu dia ada tugas di Blora.

Jika pulang, ujar Obi, dia menyempatkan diri untuk menyantap kuliner khas Blora yaitu sate ayam.

Rekam Jejak Komjen Agus Andrianto

Sang Kabareskrim baru ini merupakan pria kelahiran Blora, Jawa Tengah pada 16 Februari 1967.

Dirinya lulusan Akpol tahun 1989.

Komjen Pol Agus Andrianto juga memiliki rekam jejak menangani penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Saat itu dirinya berpangkat Brigjen Polisi dan menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016.

Komjen Pol Agus Andrianto pada tahun 1990 dirinya masuk sebagai Pamapta Polres Dairi.

Lantas pada tahun 1992 dirinya menjadi Kapolsek Sumbul, satu tahun kemudian dirinya menjadi Kapolsek Parapat.

Lantas pada tahun 1995 Agus Andrianto diamanahi menjadi Kapolsek Percut Seituan.

Dan pada tahun 1997 menjadi Kapuskodalops Polres Lampung Selatan.

Pada tahun 1999 mengemban tugas sebagai Kasat Serse Poltabes Medan.

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Sariyo Jual Mangkok di Lampu Merah Malah Ditipu Pakai Amplop Isi Guntingan Koran

Baca juga: Update Pembunuhan di Rembang: Urutan Sumani Bunuh Keluarga Ki Anom Subekti, Istri Korban Terakhir

Baca juga: Jelang Malam, Empat RW di Makasar Masih Terdampak Banjir 2 Meter

Seperti diberitakan sebelumnya, Komjen Pol Agus Andrianto sempat diajukan Kompolnas sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Kini jabatan tersebut diamanahkan ke Jenderal Pol Listyo Sigit.

Terkait rekomendasi Kompolnas, hal tersebut diumumkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD di Twitter pribadinya.

"Ini 5 nama Komjen Pol. yg diajukan kpd Presiden oleh Kompolnas utk dipilih sbg calon Kapolri: 1) Gatot Edy Pramono; 2) Boy Rafly Amar; 3) Listyo Sigit Prabowo; 4) Arief Sulistyanto; 5) Agus Andrianto."

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Komjen Pol Agus Andrianto, Kabareskrim Baru Pilihan Kapolri Listyo Sigit, .

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sisi Lain Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto: Asal Blora, Semua Saudara Laki-laki Bernama Agus

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved