Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Sempat Surut, Banjir Setinggi 1,5 Meter Kembali Menggenangi Kelurahan Bidara Cina

Niat warga RW 11, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur membersihkan lumpur dan sampah imbas pada Jumat (19/2/2021) kandas

Istimewa
Permukiman warga RW 11 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Niat warga RW 11, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur membersihkan lumpur dan sampah imbas pada Jumat (19/2/2021) kandas.

Meski sekira pukul 21.00 WIB kemarin banjir luapan Kali Ciliwung berketinggian sekitar satu meter yang merendam permukiman warga RW 11 sempat surut.

Jembar, satu warga RW 11 mengatakan pada Sabtu (20/2) sejumlah tetangganya terpaksa mengungsi karena permukiman mereka kembali terdampak banjir.

"Soalnya dini hari tadi hujan deras, sekira pukul 02.00 WIB itu air udah mulai masuk ke rumah warga. Jadi ini hitungannya hari kedua kebanjiran," kata Jembar di Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021).

Sejumlah warga RW 11 mengungsi di Sekretariat Karang Taruna yang biasa dijadikan posko pengungsian, lalu di rumah kerabat masing-masing.

Namun tak semua warga RW 11 mengungsi, beberapa bertahan di lantai dua rumah karena sudah mempersiapkan logistik makanan dan minum.

Baca juga: Perumahan BPI Pamulang Sempat Tergenang Banjir Setinggi 40 Centimeter

Baca juga: Perumahan Pondok Maharta Terendam Banjir 1 Meter Lebih, Akses Menuju Kota Tangerang Terputus

Baca juga: Terdampak Banjir, Ribuan Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi

"Kalau bantuan dari pemerintah kita berharapnya ada dikasih perahu karet. Jadi pas evakuasi warga dalam keadaan darurat bisa cepat, enggak harus menunggu petugas," ujarnya.

Bantuan perahu karet dibutuhkan karena permukiman warga RW 11 berada dekat aliran Kali Ciliwung sehingga setiap tahunnya selalu kebanjiran.

Nasib mereka serupa dengan warga RW 07 Kelurahan Bidara Cina yang kontur tanahnya rendah dan berada dekat aliran Kali Ciliwung.

"Kalau banjir surutnya kapan ya tergantung hujan saja, kalau hujan tambah deras pasti air makin naik. Memang beberapa hari terakhir ini hujan deras terus, jadi banjir," tutur Jembar.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved