Breaking News:

Heboh Isu Nissa Sabyan di Pusaran Pernikahan Ayus, Kenapa Selingkuh Cuma Menyalahkan Pelakor?

Nissa Sabyan santer disebut sebagai pelakor dan orang ketiga dalam rumah tangga keyboardis grup band Sabyan itu.

Instagram
Nissa Sabyan 

Status sosial, keadaan ekonomi, maupun profesi tidak menjadi faktor penentu orang untuk tidak melakukan perselingkuhan.

Siapapun bisa melakukan perselingkuhan karena perilaku individu itu sendiri yang tidak bisa mengontrol diri.

"Ketika seorang individu memiliki kontrol diri yang bagus antara emosi, pikiran, dan perilaku tidak akan terjadi perselingkuhan," kata Hening.

Terlebih jika memiliki kelebihan seperti harta kekayaan dan kekuasaan, hal ini akan menyebabkan individu merasa bisa mendapatkan segalanya dengan bebas.

"Hal ini juga berkaitan dengan sifat dasar manusia yang tidak akan pernah puas dengan apa yang ia miliki," lanjutnya. 

Lebih lanjut Hening menuturkan bahwa, selingkuh adalah kebiasaan yang menjadi penyakit.

Di satu waktu mungkin bisa sembuh, namun kalau individu tersebut tidak bisa berusaha dan berjanji untuk berubah, selingkuh akan terus bisa berulang.

"Jadi selingkuh hanya bisa disembuhkan dari dalam diri individu itu sendiri dan semua pasangan hanya bisa menitipkan pasangannya kepada yang maha kuasa. Kembali lagi, ini semua tidak terlepas dari spiritual masing-masing individu dan juga kontrol diri," jelas Hening.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Isu Nissa Sabyan, Mengapa Selingkuh Hanya Menyalahkan Pelakor?"

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved