Breaking News:

2 Tahun Berturut-turut Banjir Tinggi, DPRD Kota Tangerang Kritik Pedas Penanganannya

DPRD Kota Tangerang mengkritik penanganan banjir oleh Pemerintah Kota Tangerang.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memantau Komplek Ciledug Indah, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah yang mulai surut sejak siang ini, Minggu (21/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - DPRD Kota Tangerang mengkritik penanganan banjir oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo meminta kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah untuk melakukan evaluasi total soal penanganan banjir.

Terlebih, banjir serupa sampai 2 meter tersebut terjadi secara berturu-turut di Kota Tangerang pada tahun 2020 dan 2021.

Gatot meminta evaluasi program setiap dinas mengenai manajemen tata kelola air dan penanganan banjir terkait bantuan pada masyarakat

Ia menuturkan tata kelola air yang dilakukan Dinas PUPR perlu dilakukan perbaikan.

Sebab luapan dari Kali Angke dan Sungai Cisadane begitu besar. 

Ditambah lagi dengan adanya tanggul yang jebol, menimbulkan kesan jika pembangunan tak memperhitungkan besarnya debit air yang akan ditimbulkan.

"Perkara tanggul jebol seharusnya sudah bisa diantisipasi dalam manajemen tata air. Sebab pemukiman yang tak alami banjir, kini terkena imbasnya akibat tanggul jebol. Perhitungan harus matang dilakukan dan ini menjadi catatan bagi PDI Perjuangan untuk evaluasi kerja dinas terkait," kata Gatot Wibowo kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Disisi lain, Dinas PUPR juga diminta untuk segera managemen krisis penanganan dini agar banjir tidak meluas, mengingat curah hujan masih tinggi hingga pekan depan.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved