Breaking News:

Jakarta Diterjang Banjir

Gubernur Anies Baswedan Janji Siapkan Santunan Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan bakal memberikan santunan kepada warga yang meninggal akibat banjir

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/Dok Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedaan saat mengunjungi Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan bakal memberikan santunan kepada warga yang meninggal dunia akibat banjir yang menerjang ibu kota pada Sabtu (20/2/2021) lalu.

Meski demikian, ia tak membeberkan besaran santunan yang akan diberikan kepada keluarga korban banjir itu.

"Ada (santunan), nanti kami berikan dari Dinas Sosial," ucapnya di Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Viral Perahu Karet Berlogo FPI Ditumpangi Aparat dan Korban Banjir, Kuasa Hukum: Digunakan Evakuasi

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, banjir yang mengepung Jakarta Sabtu lalu menyebabkan lima orang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, empat diantaranya masih berusia anak-anak dan satu lainnya lanjut usia (lansia).

"Ada dua anak usia 7 tahun (jadi korban), ada juga usia 11 tahun dan 13 tahun. Kemudian, satu lagi lansia usia 68 tahun," ujarnya.

"Jadi ada lima korbannya," tambahnya menjelaskan.

Agar korban tak kembali bertambah, Anies menyebut, dirinya telah memerintah jajarannya untuk memperhatikan keselamatan anak-anak.

Pasalnya, banyak anak yang malah asik bermain saat banjir menerjang kawasan pemukiman rumahnya.

Hal ini tentu sangat berbahaya antara mereka bisa terbawa derasnya arus air.

"Saya ingin garis bawahi bahwa saat ada genangan, terjadi banjir, itu bukan kolam bermain, itu adalah sebuah tempat dimana kita harus hindari," kata dia.

Baca juga: Secara Bergilir, PMI Kota Tangerang Distribusikan 10 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Banjir

Selain itu, ia pun meminta masyarakat lebih peduli dengan keselamatan anak-anak di lingkungannya.

Sehingga bila menemukan ada anak bermain di gubangan banjir, diharapkan masyarakat bisa mengingatkan mereka.

"Bila menyaksikan ada anak-anak bermain di tempat berisiko, maka pandanglah itu sebagai anak kita sendiri. Disapa diajak menjauhi tempat berisiko," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved