Breaking News:

Jaga Anak Kerabat Sambil Nonton Porno, Pria Kebablasan Cabuli, Apakah Dampak Kecanduan Film Dewasa?

Jaga anak kerabatnya sambil nonton video porno, mahasiswa ini kebablasan hingga lakukan pencabulan. Lantas seberapa parahnya kecanduan film dewasa?

ISTIMEWA
ilustrasi video porno. Jaga anak kerabatnya sambil nonton video porno, mahasiswa ini kebablasan hingga lakukan pencabulan. Lantas seberapa parahnya kecanduan film dewasa bagi seseorang? 

Berperilaku kasar, di mana pada saat dewasa orang yang sudah kecanduan pornografi cenderung akan menganggap pasangannya sebagai objek seksual semata sehingga harga diri pasangananya dianggap rendah dan berhak melakukan apapun.

Baca juga: Hanya Berjarak Tiga Tahun, Guru Muda Tak Kuat Tahan Nafsu Tega Rudapaksa Murid Sendiri

Baca juga: 2 Jam di Kamar, Rohman Ngaku Kerokan Ternyata Rudapaksa ABG Laki-laki Sambil Rekam Pakai HP

Perburuk kesehatan fisik, mental, dan sosial

Melansir Buku Parenting untuk Pornografi di Internet (2010) karya Ridwan Sanjaya, Christine Wibhowo, dan Arista Prasetyo Adi, kecanduan pornografi juga dijelaskan dapat membuat otak bagian tengah depan (ventral tegmental area) mengecil atau menyusut.

Penyusutan sel otak yang memproduksi dopamine atau zat kimia pemicu rasa senang itu dapat mengacaukan kerja neutotransmitter atau pengirim pesan.
Selain itu, kekacauan tersebut akan menimbulkan turunnya self-control dalam diri seseorang.

Menurut Ahli Bedah Saraf Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton, kerusakan otak akibat kecanduan pornografi bahkan lebih berat dibanding dengan kecanduan lainnya.

Tidak seperti adiksi lainnya, kecanduan pornografi tidak hanya memengaruhi fungsi luhur otak, tetapi juga merangsang tubuh, fisik, dan emosi, serta diikuti dengan perilaku seksual.

Apabila gangguan perilaku dan kemampuan intelegensia itu meluas, bukan tidak mungkin akhirnya akan memperburuk kemampuan, kesehatan fisik, mental, dan sosial orang yang kecanduan pornografi.

Cara Hilangkan Kecanduan Pornografi

Psikolog klinis dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Uun Zulfiana SPsi MPsi turut memberikan pandangan soal kecanduan menonton film porno.

Menurut dosen di Fakultas Psikologi UMM ini, kecanduan menonton film porno bisa disembuhkan.

Dari segala cara menyembuhkan candu, hal terpenting menurut Uun ialah rasa komitmen dari dalam diri.

Baca juga: Tidak Naik Kelas, Siswa SD di Tarakan Gugat Sekolah ke Pengadilan dan Menang

"(Kecanduan menonton film porno) pasti bisa disembuhkan, psikoterapi itu sangat mungkin untuk dilakukan."

"Tapi yang paling penting adalah komitmen dari dalam diri," ujar Uun kepada Tribunnews, Sabtu (19/9/2020).

Sebab, akan sulit untuk berhenti menonton film porno bila tidak ada kemauan dari diri sendiri.

"Karena orang menonton (film porno) kan tidak mungkin di publik area."

"Misal menonton di dalam kamar sendirian, kalau tidak ada komitmen untuk berhenti dari diri sendiri itu akan sulit," paparnya.

Lebih lanjut, bila seseorang sudah mulai sadar dirinya kecanduan, maka kemauan untuk sembuh akan tumbuh dengan sendirinya.

Bahkan, menurut Uun, perubahannya untuk sembuh bisa lebih cepat.

"Jauh lebih bagus ketika orang itu menyadari, ini sudah tidak benar saya harus berusaha (untuk sembuh)."

"Biasanya perubahannya justru lebih cepat," tutur Uun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa yang Terjadi pada Otak Pecandu Pornografi?"; dengan judul "Usai Nonton Film Porno, Mahasiswa Ini Cabuli Bocah 1 Tahun yang Sedang Dijaganya"; dan di
Tribunnews.com dengan judul Psikolog Ungkap Cara Sembuhkan Kecanduan Menonton Film Porno: Pentingnya Komitmen dalam Diri

Editor: Elga H Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved