Breaking News:

Kasus Dugaan Investasi Bodong Indosurya, Pelapor Minta Tersangka Segera Ditahan

Pelapor kasus dugaan investasi bodong koperasi Indosurya, Priyono Adi Nugroho meminta Polri segera menahan tersangka Henry Surya.

Istimewa via Warta Kota
Kantor KSP Indosurya di Grha Surya Setiabudi, Jakarta Selatan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pelapor kasus dugaan investasi bodong koperasi Indosurya, Priyono Adi Nugroho meminta Polri segera menahan tersangka Henry Surya.

Mabes Polri telah menetapkan Henry sebagai tersangka dalam kasus ini. Namun, hingga saat ini Henry tidak ditahan.

"Meminta dengan tegas agar Kapolri segera memerintahkan penahanan terhadap Henry Surya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Dittipideksus Mabes Polri," kata Priyono dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/2/2021).

Henry berstatus sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka Nomor: R/28.A/IV/RES2.2/2020/DITTIPIDEKSUS.

Menurut Priyono, syarat penahanan Henry sudah terpenuhi berdasarkan syarat objektif dan subjektif.

Terkait syarat objektif, jelas Priyono, ancaman pidana yang disangkakan kepada Henry Surya adalah 20 tahun penjara.

Baca juga: Kisah Anak Berbola Mata Biru di Bogor, Orangtua Sebut Gaib: Tiba-tiba Nunjuk ke Pohon Nangka

Baca juga: 7.000 Warga Pebayuran Mengungsi Akibat Banjir, Polres dan Kodim Depok Kirim 3 Truk Bantuan Logistik

"Syarat subjektif resiko melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan juga rawan terjadi," ujar dia.

Kasus investasi bodong tersebut diduga telah merugikan para korbannya hingga mencapai Rp 14 triliun.

Sementara itu, Alvin lim selaku pengacara dari pihak pelapor mengatakan, penyidik Mabes Polri telah melakukan gelar perkara kasus ini.

"Sudah ada penetapan para tersangka yang dimuat dalam dua pemberkasan secara terpisah," kata Alvin.

Baca juga: Kisah Anak Berbola Mata Biru di Bogor, Orangtua Sebut Gaib: Tiba-tiba Nunjuk ke Pohon Nangka

Dalam berkas pertama, jelas Alvin, Polri telah menetapkan dua tersangka berinisial HS dan SA. Sementara itu dalam berkas kedua, Polri menetapkan JI sebagai tersangka.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved