Breaking News:

Perjuangan Petugas Distribusikan Bantuan ke Warga Tangerang yang Terisolasi Akibat Banjir

relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang harus bekerja keras, berjibaku, dan bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan makanan korban banjir

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Petugas PMI Kota Tangerang dan gabungan yang mendistribusikan makanan dan logistik lainnya kepada warga yang terisolasi banjir dibilangan Kampung Pulo Indah Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/2/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Banjir yang masih melanda Kampung Pulo Indah Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dan sekitarnya membuat para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang harus bekerja keras, berjibaku, dan bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Sony Maulana selaku Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI kota Tangerang mengatakan selama tanggap darurat berlangsung sejak Sabtu kemarin kampung tersebut terisolir.

Bahkan belum mendapatkan bantuan membuat PMI Kota Tangerang harus menembus pada malam hari, Minggu (21/2/2021) untuk memberikan bantuan tersebut.

"Untuk kebutuhan makanan bagi pengungsi tersebut, terus dipasok melalui dapur umum yang didirikan di markas PMI Kota Tangerang Jalan Mayjen Sutoyo, Kota Tangerang. Distribusi nasi bungkus, air mineral dan pembalut wanita," ujar Sony kepada wartawan.

Baca juga: Pria Beratribut Ojek Online Ditemukan Tewas di Kali Cideng Kecamatan Gambir

Baca juga: Stefano Pioli Anggap Kekalahan Atas Inter Milan Bukanlah Hal yang Buruk

Baca juga: Penjelasan Kapolres Jakarta Timur Terkait Pembubaran Relawan FPI saat Evakuasi Korban Banjir

Untuk bantuan makanan siap saji, pihaknya mengirimlan setidaknya 400 kotak dibilangan Kampung Pulo Indah, Kecamatan Cipondoh.

"Ada juga bantuan logistik lainnya untuk memenuhi kebutuhan sementara," sambung Sony.

Sementara, Andri Permana selaku Ketua Bidang Komunikasi PMI Kota Tangerang meneruskan, distribusi jemput bola dilakukan lantaran banyaknya laporan korban banjir yang terisolir di rumahnya sendiri.

"Iya, tempatnya terisolir dan bahkan belum mendapatkan bantuan dari manapun, maka saya beserta para relawan PMI Kota Tangerang berinisiatif langsung turunkan bantuan tersebut ke lokasi yang dituju," ucap Andri.

Menurutnya, untuk membungkus nasi misalnya, petugas PMI dibantu oleh Sibat, PMR, Staff UDD atau relawan lainnya. 

"Alhamdulillah semua distribusi lancar dan tidak terkendala walau malam hari," ujarnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved