Breaking News:

PUPR Kebut Perbaikan Sementara Jembatan Ambles Jalur Panturan Kabupaten Bekasi

Jembatan di Jalur Pantura Jalan Raya Rengas Bandung, Kampung Pacing, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ambles

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Jembatan di Jalur Pantura Jalan Raya Rengas Bandung, Kampung Pacing, Kabupaten Bekasi amblas akibat banjir luapan Sungai Citarum, Senin (22/2/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, KEDUNGWARINGIN - Jembatan di Jalur Pantura Jalan Raya Rengas Bandung, Kampung Pacing, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi amblas akibat terendam banjir luapan Sungai Citarum, Senin (22/2/2021).

Indra C Kusuma Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan 1 Balai Besar Pelaksaan Jalan Nasional DKI Jakarta - Jawa Barat, mengatakan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kebut perbaikan sementara.

"Untuk sementara penanganan akan kami coba mobilisasi jembatan darurat atau jembatan dari rangka bailey," kata Indra saat meninjau kondisi jembatan.

Dia menjelaskan, penanganan jembatan amblas di Jalur Pantura yang merupakan akses perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang ini harus dilakukan secara cepat.

Sebab, jalur tersebut merupakan jalan nasional yang setiap harinya dilintasi kendaraan untuk keperluan pengangkutan logistik dan transportasi warga.

"Untuk jembatan bailey dibutuhkan kurang lebih satu setengah hari, mudah-mudahan besok sore lalu lintas bisa dilalui kembali dengan memfungsikan jembatan darurat," tuturnya.

Dia berharap, dengan difungsikannya jembatan bailey arus lalu lintas dapat segera dinormalkan dengan dapat dilintasi kendaraan.

"Kami juga menyiapkan desain penangan perbaikannya, mudah-mudahan dalam satu bulan ini bisa kita mulai perbaikan jembatan permanennya," tegasnya.

Adapun untuk penyebab jembatan amblas, pihaknya menduga terjadi patahan pada beton bertulang yang menjadi konstruksi utama.

Baca juga: 2 Tahun Berturut-turut Banjir Tinggi, DPRD Kota Tangerang Kritik Pedas Penanganannya

Baca juga: Sales Geruduk Desa Miliarder Tuban, Kisah Nenek Tarsimah Hanya Bisa Lihat Tetangga Borong Mobil

Baca juga: Indikator Penanganan Banjir Jakarta menurut Gubernur DKI Anies Baswedan: Yang Penting Tak Ada Korban

Jembatan Jalur Panturan di Kampung Pacing ini lanjut dia, sudah dibangun sejak 1970. Derasnya luapan Sungai Citarum dan antrian kendaraan pada saat terjadi banjir membuat konstruksi tidak kuat menahan beban.

"Tipe jembatannya yaitu plat beton bertulang, untuk yang plat beton bertulang ini mengalami kerusakan patah di plat, sedangkan di jembatan pelebarannya kiri kanan dengan tipe jembatan gelagar beton saat ini indikasinya masih kondisi normal," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved