Breaking News:

Ramalan Cuaca Ekstem di Banten, BPBD Kota Tangerang Tidak Ada Persiapan Khusus

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengaku tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi ramalan cuaca ekstrem.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kawasan Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang masih terendam banjir tinggi bahkan sampai menyentuh atap rumah warga, Senin (22/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PERIUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengaku tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi ramalan cuaca ekstrem.

Sebagai informasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di 28 wilayah Indonesia untuk Selasa (23/2/2021).

Dari informasi yang disampaikan BMKG, ada 18 daerah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, di antaranya adalah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Sementara delapan wilayah lainnya diperkirakan diguyur hujan yang dapat disertai petir hingga angin kencang.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Deni Koswara mengaku pihaknya sudah tidak ada persiapan khusus lagi untuk mengantisipasi cuaca ekstrem besok.

"Sepertinya penanganannya sama, jadi kita barangkali kalau  mau penambahan lain-lain sudah engga bisa," kata Deni dibilangan Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Nissa Sabyan Disebut Jadi Selingkuhan Ayus, Sahabat Merasa Sakit Hati: Aku Tau Banget Anaknya Gimana

Baca juga: Sumur Resapan Buatan Gubernur Anies Diragukan, Komisi D: Kalau Tetap Banjir, Sama Aja Bohong

Baca juga: Perbaikan Tanggul PHB Kali Cipinang di Susukan Terkendala Akses Alat Berat

Untuk saat ini, lanjut dia, Kecamatan Periuk masih terendam banjir cukup tinggi hingga hari ini.

Sementara, untuk kecamatan lain seperti Karang Tengah, Ciledug, Cipondoh dan beberapa wilayah lainnya sudah surut.

"Sampai hari ini masih 1,5 meter titik tertinggi, titik terendah masih ada 30 sampai 40 sentimeter. Tapi di Total Persada sampai ada dua meter tingginya," ungkap Deni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved