Breaking News:

Setahun Lebih Kasih Uang Rp 50 Ribu, Guru Les Ini Masuk Bui karena Orangtua Murid Tak Terima

Setahun lebih suka memberi uang Rp 50 ribu, guru les di Cilincing, Jakarta Utara, ini malah masuk bui karena orangtua murid tak terima.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Manaek Tua Parlindungan (40), guru les yang cabuli empat anak didiknya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. 

"Dia ikut guru-guru privat, kemudian menjual barang-barang bekas juga," imbuh dia.

Manaek sempat berkeluarga, tapi sudah berpisah dengan anak istrinya di Medan.

Kemudian, ia merantau dan hidup sebatangkara di Cilincing.

"Dia hidup sebatangkara selama setahun Cilincing, Jakarta Utara," ucap Nasriadi.

Manaek mengaku menjadikan empat anak didiknya objek pelampiasan seksnya karena merasa stres dan depresi.

"Saya depresi dan stres," kata Manaek singkat.

Selama ini, Manaek depresi lantaran sering menonton film biru.

Alasan pelaku sengaja mengincar keempat anak laki-laki tersebut karena faktor kedekatan.

Terutama, karena para korban adalah anak-anak didik yang sering berkunjung ke kontrakan dirinya membuka les privat.

"Saya sering menggunakan handphone menonton film porno. Saya mencabuli mereka karena mereka yang dekat dengan saya," kata Manaek.

Hasil pengembangan, 4 korban kebejatan Manaek semuanya laki-laki.

Mereka berinisial AP (9), AS (7), AA (6), dan MR (11).

"Korbannya empat orang anak laki-laki dan umur mereka dari 6 tahun sampai 11 tahun," ujar Nasriadi.

"Jadi, semua korban empat orang dan diperlakukan sama oleh si tersangka ini," sambung dia.

Polisi menangkap guru les cabul itu pada Kamis (18/2/2021) lalu.

Turut diamankan di antaranya pakaian korban yang dikenakan saat pelaku melecehkannya serta uang tunai.

Penyidik menjerat Manaek pasal 82 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman 15 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved