Breaking News:

Sumur Resapan Buatan Gubernur Anies Diragukan, Komisi D: Kalau Tetap Banjir, Sama Aja Bohong

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meragukan efektivitas program sumur resapan ala Gubernur Anies Baswedan.

YouTube/Kompas Tv
Ida Mahmudah - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meragukan efektivitas program sumur resapan ala Gubernur Anies Baswedan. 

"Biarkan rakyat yang menilai. Kalau saya berbicara soal pernyataan gubernur disangka objektif," ucapnya, Senin (22/2/2021).

"Jadi, biarkan rakyat yang menilai sendiri," tambahnya menjelaskan.

Seperti diketahui, hujan lebat yang menerjang ibu kota beberapa waktu lalu menyebabkan 113 RW di DKI terendam banjir pada Sabtu (22/2/2021) pagi.

Diakui Anies, banjir baru sepenuhnya surut pada Senin dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Modus Guru Les Bejat di Cilincing, Buat Perpustakaan Nyaman untuk Gaet Anak Didik ke Kontrakan

Baca juga: Blak-blakan Tantang Ayus, Aldi Taher Bongkar Keinginan Nikahi Nissa Sabyan: Dia Cantik

Artinya, membutuhkan waktu lebih dari sehari untuk memastikan seluruh genangan benar-benar surut.

"Hari Senin, dini hari jam 03.00 WIB pagi tadi dipastikan 100 persen (banjir) sudah surut," kata Anies di Balai Kota.

Fakta ini tentu berbeda dengan pernyataan Anies sebelumnya yang pede banjir bakal surut kurang dari enam jam.

Anies menyebut, banjir yang terjadi pada Sabtu lalu tak bisa dihindari lantaran hujan ekstrem melanda ibu kota.

Baca juga: Banjir 3.5 Meter Belum Surut, 8.500 Ribu Rumah Warga Periuk Tangerang Tergenang

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, curah hujan kala itu mencapai lebih dari 200 mm. 

Padahal, kapasitas penampungan curah hujan di DKI hanya sebesar 100 mm.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved