Breaking News:

Video Pecatan TNI Bersama Rekannya Lakukan Penculikan Anak, Minta Tebusan Rp 100 Juta

Video detik-detik penculikan anak yang dilakukan oleh dua pelaku, viral di media sosial.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Video detik-detik penculikan anak yang dilakukan oleh dua pelaku, viral di media sosial.

Dua pelaku penculikan anak berinisial DI (4) yakni Suhartono (38) dan Sutriono (32) saat ini masih diperiksa penyidik Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polrestabes Palembang.

Dari hasil pemeriksaan, Suhartono diketahui merupakan mantan anggota TNI yang bertugas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, kedua pelaku nekat melakukan aksi penculikan tersebut dengan alasan faktor ekonomi. 

"Rencananya dua pelaku ini meminta uang tebusan Rp 100 juta, satu pelaku pecatan TNI," kata Edi, Minggu (21/2/2021).

TONTON JUGA:

Menurut Edi, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal. Tersangka Sutriono pun mencari mangsa secara acak.

Saat melihat korban sedang bermain sepeda di depan rumah bersama kakaknya, DN (8), Sutriono langsung menculik DI dengan menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 di www.prakerja.go.id Dibuka, Tips Tak Gagal Unggah Foto KTP

Baca juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Dibuka Bulan April, Simak Formasi dan Gaji Lulusan SMA/SMK

Baca juga: Dua Hari Lagi Pendaftaran SNMPTN 2021 Ditutup, Segera Login di Portal LTMPT

Baca juga: Segera Buat Akun di Laman Ini untuk Daftar Program Pengganti BLT Subsidi Gaji, Cair Rp 3,5 Juta

"Melihat adiknya ini diculik, kakak korban teriak minta tolong warga dan ibunya baru keluar mengejar pelaku," ujar Edi.

Setelah berhasil membawa DI kabur, Sutriono pun membawa korban ke kawasan Kebun Sayur Palembang untuk bertemu dengan Suhartono yang menjadi otak pelaku penculikan.

Namun, Suhartono meninggalkan Sutriono karena aksi mereka sudah viral di media sosial

Sutriono pun akhirnya membatalkan niat untuk menculik DI. Ia lalu membawa korban ke rumahnya yang terletak di kawasan Kilometer (Km)11 tepatnya di Jalan Taman Murni Kelurahan Alang-alang Lebar, Palembang pada Jumat (19/2/2021) malam kemarin.

Di sana, Sutriono meminta temannya bernama Yanca untuk mengembalikan korban kepada orangtuanya.

"Kemudian, Yanca ini menghubungi polisi dan sekitar 20 menit korban dijemput anggota Unit PPA bersama orangtuanya," kata Edi.

Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved