Breaking News:

Jakarta Diterjang Banjir

Viral Perahu Karet Berlogo FPI Ditumpangi Aparat dan Korban Banjir, Kuasa Hukum: Digunakan Evakuasi

Viral perahu karet berlogo FPI ditumpangi aparat, Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar ungkap perahu karet sempat digunakan untuk evakuasi.

ISTIMEWA
Perahu karet bertuliskan FPI saat digunakan untuk evakuasi warga 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur pada Sabtu (20/2/2020) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Viral perahu karet berlogo FPI ditumpangi aparat, Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar ungkap perahu karet sempat digunakan untuk evakuasi.

Seperti diketahui, Polrestro Jakarta Timur dan Kodim 0505 Jakarta Timur membubarkan relawan FPI yang hendak mengevakuasi warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar korban banjir luapan Kali Sunter pada Sabtu (20/2/2021) pagi.

Pembubaran ini lantaran relawan yang berjumlah sekitar 10 orang mengenakan atribut serta perahu karet berlogo Front Pembela Islam (FPI).

Pasalnya, setelah 30 Desember 2020 lalu pemerintah menyatakan segala kegiatan Front Pembela Islam dilarang.

Baca juga: Relawan Dibubarkan Saat Bantu Evakuasi Korban Banjir, Begini Tanggapan FPI

Meski begitu, Aziz mengungkapkan perahu karet sempat digunakan untuk membantu evakuasi warga RW 04 Cipinang Melayu.

Ia juga membenarkan adanya aparat yang ikut menaiki perahu karet guna membantu proses evakuasi warga.

"Itu gambar menjelaskan kan. Iya digunakan (untuk evakuasi). Infonya hanya diminta mencopot atribut saja. Tim relawan tetap dan lanjut (evakuasi). Kita engga ambil pusing masalah sepele begitu," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan turut memberikan keterangannya terkait pembubaran FPI.

Saat meninjau posko pengungsian korban banjir di SDN 01/02 Kampung Melayu, Erwin turut angkat bicara perihal aparat yang menaiki  perahu karet berlogo FPI.

Baca juga: Penjelasan Kapolres Jakarta Timur Terkait Pembubaran Relawan FPI saat Evakuasi Korban Banjir

"Perahu karet dipakai aparat? Ya itu mungkin itu pada saat mengambil gambar. Tapi setelah itu kita amankan perahu karet tersebut. Sehingga dalam proses pengamanan itu terlihat bahwa ada pertolongan. Tapi setelah itu kita amankan," jelasnya.

Pihaknya bersama Kodim 0505 Jakarta Timur melakukan pembubaran imbas atribut hingga perahu karet yang digunakan terdapat logo FPI.

"Sebenarnya kejadiannya yang viral di mana katanya FPI dilarang, sementara kami mengamankan sarana dan prasarana disaat gambar itu viral untuk diamankan. Kita menganggap bahwa itu masih sama dalam arti kita melakukan tindakan-tindakan untuk melarang memasang atribut, menggunakan atribut, tulisan-tulisan dan simbol-simbol. Kalaupun ingin memberikan bantuan kemanusiaan lebih baik tidak menggunakan atribut atau simbol-simbol yang dilarang," ujarnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved