Breaking News:

Mendekam di Bui, Tersangka Kasus Mafia Tanah Fredy Kusnadi Akan Ajukan Penangguhan Penahanan

Fredy Kusnadi, tersangka kasus mafia tanah berencana mengajukan penangguhan penahanan ke Polda Metro Jaya.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Ilustrasi. Kuasa hukum Fredy Kusnadi, Tonin Tachta Singarimbun mengatakan kliennya akan mengajukan penangguhan penahanan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Fredy Kusnadi, tersangka kasus mafia tanah yang merugikan ibu Dino Patti Djalal, Zurni Hasyim Djalal, berencana mengajukan penangguhan penahanan ke Polda Metro Jaya.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Fredy Kusnadi, Tonin Tachta Singarimbun.

"Kami akan meminta penangguhan penahanan," kata Tonin kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, sambung Tonin, pihaknya juga mendesak polisi melakukan gelar perkara.

"Kami juga akan melaporkan yang telah menerima uang Rp 950 juta guna pembayaran pembelian rumah Fredy," ujar dia.

"Demikian juga kantor notaris yang sudah dibayar lunas oleh Fredy," tambahnya.

Sebelumnya, Kasubdit Harda Polda Metro Jaya AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan, Fredy merupakan aktor intelektual saat menyerobot rumah Zurni di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan.

Fredy adalah orang yang menyuruh tersangka bernama Aryani menjadi figur Yurmisnawita.

Rumah mewah yang berada di Cilandak itu adalah milik Zurni Hasyim Djalal, yang diatasnamakan Yurmisnawita.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved