Breaking News:

Info Kesehatan

Mengapa Penyintas Covid-19 Baru Disuntik Vaksin Setelah 3 Bulan? Ini Penjelasannya

Penyintas atau orang yang sembuh dari Covid-19 diperbolehkan menerima vaksinasi.

Editor: Kurniawati Hasjanah
TribunJakarta.com/Bima Putra
Suasana proses pemberian vaksin Covid-19 untuk lansia kategori umum di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (23/2/2021). Untuk mengantisipasi membludaknya peserta vaksinasi, Puskesmas Kramat Jati membagi tiga sesi. Sesi pertama pukul 08.00 WIB-10.00 WIB, sesi kedua pukul 10.00 WIB-12.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 13.00 WIB-15.00 WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Penyintas atau orang yang sembuh dari Covid-19 diperbolehkan menerima vaksinasi.

Dengan catatan, suntikan vaksin diberikan tiga bulan setelah sembuh.

"Hasil kajian menyebut vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada penyintas setelah 3 bulan," kata juru bicara vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, Minggu (14/2/2021).

Hal ini diatur dalam surat edaran terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dengan nomor HK.02.02/11/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia Komorbid dan Penyintas Covid-19 serta Sasaran Tunda.

Berkaitan dengan vaksinasi untuk penyintas dan sasaran yang ditunda, ada beberapa pertanyaan yang muncul di masyarakat.

Kompas.com pun mencoba mencari jawaban dengan menghubungi Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, Ph.D. Berikut ulasannya:

1. Kenapa penyintas Covid-19 baru bisa mendapat vaksin 3 bulan setelah sembuh?

Berkaitan dengan pertanyaan ini, Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, Ph.D., Apt angkat bicara.

Bukannya tidak boleh diberi vaksin.

Namun, penyintas Covid-19 bukan menjadi prioritas penerima vaksin karena di dalam tubuhnya sudah mengembangkan antibodi alami setelah terinfeksi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved