Breaking News:

Polisi Ungkap Beberapa Publik Figur Jadi Korban Klinik Kecantikan Ilegal Zivemine Skincare

Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban dari klinik kecantikan ilegal Zivemine Skincare ada yang berasa dari publik figur.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Konferensi pers pengungkapan kasus klinik kecantikan ilegal di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021). Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban dari klinik kecantikan ilegal Zivemine Skincare ada yang berasa dari publik figur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban dari klinik kecantikan ilegal Zivemine Skincare tidak hanya masyarakat umum.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sejumlah publik figur juga turut menjadi korban.

"Cukup banyak pasien tersangka ini. Bahkan ada beberapa publik figur pernah jadi pasien yang bersangkutan," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021).

Hanya saja, Yusri tidak menjelaskan identitas publik figur yang pernah menjalani perawatan kecantikan di klinik ilegal tersebut.

Klinik yang tidak terdaftar di Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta itu dikelola oleh tersangka wanita berinisial SW alias Y.

Ia juga berperan sebagai dokter di klinik tersebut, meski tidak memiliki keahlian di bidang kecantikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Zivemine Skincare melayani 100 pasien setiap bulannya.

"Sebelum pandemi Covid-19, itu rata-rata pasien dari pelaku itu sekitar 100 orang per bulan," kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021).

Namun, selama pandemi Covid-19, tersangka mengaku jumlah pasiennya mengalami penurunan.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved