Breaking News:

Diduga Terdampar Saat Migrasi ke Perairan Tenang Jadi Penyebab 52 Ekor Paus Terdampar di Madura

Diduga terbawa cuaca ekstrem saat hendak bermigrasi ke perairan tenang, sebanyak 52 ekor paus terdampar di Pantai wilayah Madura.

DOK. HUMAS POLRES BANGKALAN
Proses Penguburan Bangkai Ikan Paus Pilot, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (20/02/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, MADURA - Diduga terbawa cuaca ekstrem saat hendak bermigrasi ke perairan tenang, sebanyak 52 ekor paus terdampar di Pantai wilayah Madura.

Tepatnya di Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (18/2/2021).

Menurut Peneliti sekaligus Wakil Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya Sapto Andriyono, cuaca ekstrem berpotensi merubah sistem sonar atau navigasi pada paus.

"Kita tahu cuaca ekstrem terjadi beberapa waktu terakhir. Fenomena alam La Nina dan El Nino juga memungkinkan perubahan magnetik di laut dan menyebabkan badai di kawasan selatan pulau Jawa atau Samudera Hindia," terang dosen mata kuliah biologi laut tersebut, saat dikonfirmasi, Rabu (24/2/2021).

Akibat kondisi tersebut, kawanan paus yang diketahui berjenis paus pilot sirip pendek atau short fin pilot whale (Globicephala macrorhynchus) itu bermigrasi ke wilayah yang lebih tenang dan berusaha berteduh dari kondisi badai.

Namun, kawanan paus tersebut mengalami disorientasi sehingga mengarah ke wilayah perairan dangkal di Selat Madura.

"Kejadian serupa pernah terjadi pada 2016 lalu. Kawanan paus mengarah ke selatan Selat Madura dan terdampar di kawasan pantai Probolinggo. 10 paus saat itu mati dari 32 kawanan yang terdampar," kata dia.

Penyebab lainnya menurut Sapto juga bisa akibat penyakit, umur atau tingkah laku pada pimpinan kawanan sehingga anggota kelompok lainnya ikut mati.

"Penyebab lainnya juga akibat kualitas lingkungan perairan. Sedimentasi yang tinggi serta sampah domestik membuat paus yang terdampar semakin stres," terang dia.

Kamis (18/2/2021) lalu, puluhan paus terdampar di pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan.

Catatan BKSDA Jawa Timur, jumlah paus yang terdampar di pantai tersebut sebanyak 52 ekor.

Warga mengamati Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (19/2/2021). Sekitar 52 ekor Paus Pilot Sirip Pendek terdampar di pantai itu, tiga diantaranya berhasil diselamatkan dan sisanya sebanyak 49 mati.
Warga mengamati Paus Pilot Sirip Pendek (Globicephala macrorhynchus) yang terdampar di Pantai Modung, Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (19/2/2021). Sekitar 52 ekor Paus Pilot Sirip Pendek terdampar di pantai itu, tiga diantaranya berhasil diselamatkan dan sisanya sebanyak 49 mati. (Antara Foto/Zabur Karuru)

Dari jumlah tersebut, 49 ekor ditemukan mati, dan tiga sisanya ditemukan dalam keadaan hidup.

Tiga ekor paus yang ditemukan hidup telah digiring dan dilepaskan ke laut lepas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peneliti Unair: Cuaca Ekstrem Jadi Penyebab Terdamparnya 52 Ekor Paus di Madura"

Editor: Elga H Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved