Breaking News:

Diduga Terkait Cyber Crime, Petugas Imigrasi Jakarta Selatan Ringkus 5 Pria Asal Inggris

Kelimanya adalah SDC, ASC, JPP, EHCJJ, dan AJK. Mereka diduga melakukan tindak pidana kejahatan siber (cyber crime).

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Lima pria WNA asal Inggris yang diduga melakukan cyber crime saat dihadirkan dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menangkap lima pria warga negara asing (WNA) asal Inggris.

Kelimanya adalah SDC, ASC, JPP, EHCJJ, dan AJK.

Mereka diduga melakukan tindak pidana kejahatan siber (cyber crime).

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkum HAM DKI Jakarta Safar Mohammad Godam menjelaskan, lima WN Inggris itu berkantor di PT MDH kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kegiatan di kantor tersebut diduga menyalahi aturan alias ilegal.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui kelima WNA tsb patut diduga telah melanggar pasal 75 UU No 6 tahun 2011," kata Safar di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021) malam.

Baca juga: Banyak Korban Kecelakaan, Wali Kota Tangerang Pantau Perbaikan Jalan Dekat Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Muhammad Tito Andrianto, mengatakan kelima pria itu ditangkap pada Selasa (23/2/2021) malam dan Rabu siang.

Tito tidak menampik adanya kemungkinan kelima WNA itu melakukan kejahatan cyber crime.

"Mungkin ada indikasi seperti itu," ucap Tito.

Nantinya, Imigrasi Jakarta Selatan berencana memeriksa beberapa saksi guna mendalami kasus ini.

"Mudah-mudahan besok atau lusa saksi-saksi tersebut akan datang dan diperiksa lebih lanjut," ujar dia.

Tito mengaku belum mengetahui modus operandi yang digunakan lima WNA tersebut saat melancarkan aksinya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved