Breaking News:

Penembakan di Kafe Jakarta Barat

Kafe RM Lokasi Bripka CS Tembak 3 Korbannya Sudah 2 Kali Didenda Satpol PP DKI Jakarta

Terungkap, Kafe RM lokasi Bripka Cornelius Siahaan yang tembaki 3 orang ternyata sudah dua kali didenda oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari. 

"Kami akan menindak pelaku dengan tegas, akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan," kata Fadil kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

"Kami akan mengambil langkah-langkah cepat agar tersangka bisa diproses secara pidana," sambungnya.

Fadil memastikan Bripka CS akan diproses secara kode etik alias dipecat dari institusi Polri.

Baca juga: 91 Anak di Bawah Umur Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Polisi Tangkap 15 Germo

"Tersangka juga kami akan proses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota Polri," tegas mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan peristiwa ini bermula saat Bripka CS mengunjungi kafe pukul 02.00 WIB.

"Tersangka melakukan kegiatan minum-minum di sana," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis siang.

Setelah itu, ketika Bripka CS hendak membayar, terlibat cekcok dengan pegawai kafe.

"Dalam kondisi mabuk, Bripka CS mengeluarkan senjata api dan menembak empat orang," jelas Yusri.

Polda Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan Bripka CS sebagai tersangka dalam kasus ini.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa senjata api yang digunakan Bripka CS.

Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Informasi yang dihimpun, Bripka CS datang bersama temannya bernama PEGI.

Ia langsung memesan minuman, karena kafe hendak tutup dan pelanggan lain sudah membubarkan diri.

Lalu pelaku ditagih bill pembayaran minuman sebesar Rp.3.335.000, namun korban tidak mau membayar.

Selanjutnya korban Sinuray selaku petugas keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok mulut. 

Di sinilah Bripka CS mengeluarkan senjata api dan menembak ketiga korban secara bergantian.

Kemudian pelaku keluar kafe sambil menenteng senjata api di tangan kanan.

Ia dijemput temannya dengan menggunakan mobil.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved