Breaking News:

Ridwan Kamil Pastikan Rumah Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Bekasi akan Diperbaiki Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan rumah rusak akibat banjir luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi bakal diperbaiki

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kondisi banjir di Kampung Bojong, Desa Bojong Sari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi akibat luapan Sungai Citarum, Senin (22/2/2021). Ridwan Kamil Pastikan Rumah Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Bekasi akan Diperbaiki Pemprov Jabar 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PEBAYURAN - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan rumah rusak akibat banjir luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi bakal diperbaiki melalui program rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Kita ada anggaran rutilahu. Membangun rumah baru nanti kita upayakan bisa dari pemerintah kabupaten maupun provinsi nanti tinggal didata oleh kepala desa,” kata pria yang akrab disapa Emil, Kamis (25/2/2021).

Dia memaparkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp 560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rumah rutilahu sepanjang 2021 di 27 daerah.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menambahkan, rumah rusak akibat banjir luapan sungai Citarum sebanyak 13 unit di Kecamatan Pebayuran.

"Ada 13 unit rumah yang rusak berat akibat banjir jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kecamatan Pebayuran," ucapnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Remaja 16 Tahun di Tangerang

Baca juga: Pangdam Jaya Instruksikan Jajarannya Mengawal Kasus Penembakan di Kafe RM

Baca juga: Korban Penembakan Bripka CS Tulang Punggung Keluarga, Pelaku Diminta Biayai Sekolah Anak Almarhum

Pihaknya akan berkordinasi dengan Kepala Desa setempat untuk penanganan lebih lanjut terkait, perbaikan rumah rusak tersebut.

"Bantuan (perbaikan rumah) akan disalurkan ke kepala desa, itu untuk rumah yang kondisinya rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi," paparnya.

Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada, Senin (22/2/2021), tinggi muka air di Kecamatan Pebayuran sekitar 80-250 sentimeter.

Banjir menggenangi 155 titik yang tersebar di 19 kecamatan 69 desa, sebanyak 25.375 kartu keluarga terdampak akibat banjir tersebut. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved