Breaking News:

Arief Poyuono Bicara Isu Kudeta Partai Demokrat: Saya Siap Dah Jadi Penengah SBY-Moeldoko

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku siap menjadi penengah dalam isu kudeta Partai Demokrat.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Negara, Ani Yudhoyono memberikan selamat kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru, Letjen TNI Moeldoko (kiri) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2013). Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku siap menjadi penengah dalam isu kudeta Partai Demokrat. 

"Jangan salah loh Pak Moeldoko juga banyak menerima pengurus pengurus parpol lainnya juga," Arief menambahkan.

Arief juga melihat hal yang dilakukan Moeldoko tidak merugikan nama baik Presiden Jokowi.

"Kalau merugikan nama baik Jokowi enggalah dan kayaknya Jokowi mah cuek aja tuh apalagi Jokowi itu tipe orang yang enga baperan dalam menghadapi isu-isu yang kurang ada nilainya," tutur Arief.

"Bukti kedua surat AHY engga dijawab dan engga dibalas tuh sama Jokowi," imbuhnya.

Presiden SBY memberi ucapan selamat usai lantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 30 Agustus 2013. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut nama Kepala Staf Presiden Moeldoko dalam isu kudeta Demokrat.
Presiden SBY memberi ucapan selamat usai lantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 30 Agustus 2013. Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut nama Kepala Staf Presiden Moeldoko dalam isu kudeta Demokrat. (Twitter SBY, @SBYudhoyono via Tribunnews.com)

Respon Moeldoko

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko heran polemik ditubuh partai Demokrat termasuk isu kudeta yang menyeret namanya belum juga rampung.

Hal itu dikatakan Moeldoko merespon pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut kudeta partai Demokrat menyeret nama Moeldoko tanpa sepengetahuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Memang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai. Kan saya enggak ngikutin ya," kata Moeldoko di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Moeldoko mengatakan selama ini ia tidak mengikuti perkembangan partai Demokrat.

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024.
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Selain mengurus pekerjaan di KSP, ia harus mempersiapkan rencana pernikahan putrinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved