Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Interpelasi Anies Supaya Warga Jakarta Tahu Apa Sebenarnya Masalah Penanggulangan Banjir

warga ibu kota harus mengetahui kendala penanganan dan permasalahan banjir Jakarta.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga menaiki perahu karet melintasi banjir yang melanda Jalan Raya Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Jumat (19/2/2021) malam, membuat kawasan Kemang terendam banjir hingga ketinggian 1,5 

TRIBUNJAKARTA.COM - Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia), Ray Rangkuti mendukung upaya agar DPRD DKI Jakarta menggunakan hak interpelasinya terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan.

Menurutnya warga ibu kota harus mengetahui kendala penanganan dan permasalahan banjir Jakarta.

Sebelumnya,Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta mengajukan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan atas penanganan banjir. Wakil Ketua Fraksi PSI Justin Untayana menganggap Anies lalai menangani banjir.

"Saya kira bagus juga langkah ini ditempuh oleh PSI. Agar penyelesaian penanganan banjir tidak seperti tambal sulam. Warga Jakarta tentu perlu tahu, apa masalah yang dihadapi sehingga seolah penanganan banjir seperti jalan di tempat," katanya saat dihubungi, Jumat (26/2/2021).

Dia menilai, sebatas mengandalkan sedotan pompa dan mengeruk aliran sungai hanya bersifat sementara dalam penanganan banjir.

Banjir selalu akan datang, sekalipun waktu tergenang banjirnya lebih dapat dikurangi.

"Tentu dibutuhkan solusi lebih dari sekedar memendekan waktu banjirnya, tapi juga memastikan banjir Jakarta tidak terulang dalam kondisi apapun. Sebab, masalah banjir Jakarta sudah diprediksi sejak lama. Bahkan sejak zaman VOC berkuasa," ujarnya.

Jika terlaksana, Ray mengungkapkan, DPRD DKI Jakarta perlu mempertanyakan mengenai komunikasi Pemprov DKI dan pemerintah pusat mengenai penanganan banjir.

Pasalnya telah banyak program ditawarkan untuk mencegah banjir, namun hasilnya masih belum berbuah manis.

"Perlu juga menanyakan mengapa hubungan dengan pemerintah pusat seperti tidak berjalan, kurang kordinasi dan malah saling menyalahkan. Pun begitu dengan pemda sekitaran DKI. Berbagai proyek penanggulangan banjir yang sudah dicanangkan jauh hari, mengapa harus mandeg," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved