Breaking News:

Disemayamkan di RS Polri Kramat Jati, Jenazah Artidjo Alkostar Akan Dimakamkan di Situbondo

Sebelum dibawa ke Situbondo, jenazah Artidjo terpantau baru keluar dari apartemen sekitar pukul 16.55 WIB.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Iring-iringan mobil jenazah yang membawa mendiang Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar dari tempat tinggalnya di Apartemen Springhill Terrace Residence, Jakarta Utara, Minggu (28/2/2021).   

Selama ini, mendiang Artidjo juga tak menjalani perawatan di rumah sakit.

"Bukan Covid-19. Karena dokter merekomendasi tidak di rumah sakit. Jadi beliau sakit memang itu," kata Mahfud.

"Dokter tidak memberi perintah untuk protokol khusus atau apa," sambungnya.

Sebelumnya, berita duka cita ini juga sempat disampaikan Mahfud MD dalam akun Twitter-nya.

"Kita ditinggalkan lagi oleh seorang tokoh penegak hukum yang penuh integritas. Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar yang kini menjabat sebagai salah seorang anggota Dewan Pengawas KPK telah wafat siang ini (Minggu, 28/2/2021). Inna lillah wainna ilaihi raji’un. Allahumma ighfir lahu," tulis Mahfud dalam akun @mohmahfudmd.

Baca juga: Mahfud MD Sampaikan Kondisi Kesehatan Artidjo Alkostar: Beliau Punya Penyakit Komplikasi

Mahfud menyebut Artidjo merupakan hakim yang begitu ditakuti para koruptor.

"Artidjo Alkostar adalah Hakim Agung yang dijuluki algojo oleh para koruptor. Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada para koruptor tanpa peduli pada peta kekuatan dan back up politik. Dulu almarhum adalah dosen di Fak. Hukum UII Yogya yang juga jadi pengacara. Selama jadi pengacara dikenal lurus," kata Mahfud.

"Tahun 1978, Artidjo menjadi dosen saya di FH-UII. Dia juga yang menginspirasi saya menjadi dosen dan menjadi aktivis penegakan hukum dan demokrasi. Pada 1990/1991 saya dan Mas Artidjo sama-sama pernah menjadi visiting scholar (academic researcher) di Columbia University, New York. RIP, Mas Ar," tulis Mahfud.

Artidjo dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/12/2019) lalu.

Lima anggota Dewan Pengawas KPK yang dilantik presiden dikenal memiliki integritas yang baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved