Breaking News:

Emosi Bubarkan Tawuran, Polisi Aniaya Warga hingga Babak Belur, Begini Nasibnya Sekarang

Emosi bubarkan tawuran karena terkena lemparan, seorang oknum polisi aniaya warga dan kini mendekam di tahanan.

Net
Ilustrasi Penganiayaan. Emosi bubarkan tawuran karena terkena lemparan, seorang oknum polisi aniaya warga dan kini mendekam di tahanan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BURU SELATAN - Emosi bubarkan tawuran karena terkena lemparan, seorang oknum polisi aniaya warga dan kini mendekam di tahanan.

Hal itu bermula saat oknum polisi berinisial Bripka YL hendak melerai tawuran yang terjadi di Desa Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Jumat (26/2/2021).

Anggota Polsek Namrole itu menganiaya korban karena wajahnya terkena lemparan baru saat berusaha melerai aksi tawuran antarwarga tersebut.

Akibatnya, seorang warga bernama Firman warga Desa Elfule, harus dilarikan ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan intensif disana.

Korban mengalami luka memar di bagian wajah dan pendarahan di kedua matanya.

"Karena merasa kesakitan, Bripka YL emosi lalu dia menghajar korban (Firman) yang ada di belakangnya," kata Wakapolsek Polres Pulau Buru Kompol Bachri Hehanusa, kepada wartawan, Sabtu (27/2/2021).

Diceritakan Bachri, penganiayaan itu berawal saat Bripka YL melintas di lokasi kejadian. 

Saat itu, sedang terjadi tawuran dan saling lempar batu.

Melihat itu, Bripka YL pun kemudian berusaha untuk menghentikan itu. 

Namun, tiba-tiba sebuah batu mengenai wajahnya hingga terjdadilah penganiayaan itu.

Halaman
12
Editor: Elga H Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved