Breaking News:

Larangan Mobil di Atas 10 Tahun Beroperasi, PDIP: Anies Suruh Masyarakat Beli Mobil Baru? 

Ilustrasi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal melarang mobil berusia di atas 10 tahun melintas di jalan ibu kota

autobild
Ilustrasi mengendarai mobil secara aman dan nyaman. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal melarang mobil berusia di atas 10 tahun melintas di jalan ibu kota.

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Sesuai dengan Ingub tersebut, kebijakan pembatasan bagi kendaraan tua ini efektif diterapkan mulai 2025 mendatang. 

Namun, belum juga aturan itu diterapkan, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak mengkritik kebijakan tersebut.

Menurutnya, kebijakan ini hanya akan membuat masalah baru lantaran semakin banyak masyarakat yang membeli mobil baru.

"DKI bakal larang mobil di atas 10 tahun beroperasi. Tapi kan pajak pembelian mobil di bawah 1.500 cc nol persen. Otomatis, orang bakal pindah banyak beli mobil baru yang nol persen," ucapnya, Senin (1/3/2021).

Kemudian, mobil berusia lebih dari 10 tahun yang tak boleh melintas di jalanan ibu kota otomatis bakal menjadi limbah.

Persoalan limbah ini yang kemudian dikhawatirkan oleh mantan Wakil Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini.

"Mobil tua ini juga persoalan tersendiri dan akan terus bertambah karena orang beli baru. Harusnya dihindari beli baru, sehingga tidak menambah limbah," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Kita belum pernah bicarakan itu di DPRD. Tapi, itu termasuk limbah yang harus dikelola," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Siap-siap Jelang Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Jalur Cumlaude Miliki Sejumlah Keuntungan

Baca juga: Cara Dapatkan Token Listrik Gratis Program Stimulus PLN, Siapkan Nomor ID Pelanggan lalu Whatsapp

Baca juga: Ratusan Nakes RSUD Kota Bekasi Dikerahkan Agar Donor Plasma Konvalesen

Dibandingkan membatasi usia kendaraan, Gilbert menilai, Anies seharusnya fokus pada pembenahan transportasi publik.

Tujuannya agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang nyaman dan aman.

"Sebaiknya angkutan massal ditingkatkan terlebih dahulu dengan menambah jumlah armada, frekuensi, ketepatan waktu, dan jumlah jalur agar mencapai seluruh daerah di Jakarta," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved