Breaking News:

Polda Metro Jaya Tak Hadir Lagi, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab di PN Jaksel Kembali Ditunda

PN Jaksel kembali menunda sidang praperadilan atas penangkapan dan penahanan tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sidang praperadilan atas penangkapan dan penahanan tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021). 

Rizieq merupakan tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sidang hari ini beragendakan pembacaan gugatan dari pihak Rizieq selaku pemohon.

"Sidang dijadwalkan pukul 10.00 WIB," kata Kepala Humas PN Jakarta Selatan, Suharno.

Suharno juga akan memimpin jalannya persidangan sebagai Hakim tunggal.

Sebelumnya Hakim memutuskan menunda persidangan karena pihak Polda Metro Jaya selaku termohon tidak hadir.

Baca juga: Selain Nurdin Abdullah, Berikut Sederet Gubernur yang Terjerat Kasus Korupsi: Zumi Zola Termasuk

Baca juga: Lewati Kritis Covid-19, Ashanty Berpesan ke Penyebar Hoaks Dirinya Wafat: Masih Diberi Kesempatan

Baca juga: HASIL Liga Inggris Pekan ke-26: Man City Kokoh di Puncak, Liverpool, Spurs dan Arsenal Menang Mudah

"Hakim menetapkan sidang berikutnya hari Senin tanggal 1 Maret 2021 pukul 10.00," kata Suharno di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah, sempat meminta hakim agar sidang digelar lebih cepat.

Namun, permintaan itu ditolak hakim dengan alasan masih menangani banyak perkara lainnya.

"Perlu kami sampaikan kepada pihak pemohon, kami tidak hanya menangani perkara ini. Masih banyak perkara yg perlu kami selesaikan. Setiap harinya 50 berkas pidana," ucap Suharno.

Baca juga: Lewati Kritis Covid-19, Ashanty Berpesan ke Penyebar Hoaks Dirinya Wafat: Masih Diberi Kesempatan

"Yang penting tenggang waktu tersebut tetap kita perhatikan. Dengan demikian sidang hari ini dinyatakan selesai dan ditutup," tambahnya.

Suharno mengatakan penyidik Polda Metro Jaya menolak panggilan untuk hadir dalam persidangan karena pihak Rizieq Shihab selaku pemohon salah mencantumkan alamat.

"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," kata Suharno dalam persidangan.

Alamat yang dicantumkan adalah Bareskrim Polri. Padahal seharusnya alamat yang dituju adalah Polda Metro Jaya.

Baca juga: Sosok Ayah dari Bayi Janda yang Ngaku Melahirkan Tanpa Hamil Dipanggil Polisi, Ada Rencana Tes DNA

"Kita memperhatikan dari permohonan dari pihak termohon yang mana permohonan itu ditujukan Bareskrim Polri qq penyidik Polda Metro Jaya, perkara laporan polisi beralamat di jalan Trunojoyo nomor 3, mungkin karena alamatnya tidak tepat. Alamat di sini Jalan Trunojoyo adalah alamat Bareskrim," ujar Suharno.

"Berdasarkan dari permohonan saudara yang terakhir itu alamatnya tidak tepat, sehingga dari pihak Polda menolak," tambahnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved