Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Ribuan Pedagang Pasar di Tangerang Antusias Suntik Vaksin Covid-19

1.400 pedagang pasar di Kota Tangerang divaksinasi pada Senin (1/3/2021) oleh Pemerintah Kota Tangerang.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Pemerintah Kota Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 kepada ribuan pedagang pasar di Kota Tangerang pada Senin (1/3/2021).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Akhirnya pedagang pasar di Kota Tangerang, diberikan vaksin Covid-19.

Diketahui ada 1.400 pedagang pasar di Kota Tangerang divaksinasi pada Senin (1/3/2021) oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Direktur Pasar Jaya Kota Tangerang Titin Mulyati mengatakan, ribuan pedagang yang divaksinasi itu terbagi pada dua tempat sekaligus

Yakni di Pasar Anyar dan Pasar Malabar.

"Kegiatan ini sangat baik sekali dan itu menjadikan kekebalan ke dalam tubuh para pedagang, tapi tetap aja kami harus menerapkan protokol kesehatan," ujar Titin di Pasar Anyar Tangerang.

Sebagai informasi, penerima vaksin di Pasar Anyar berjumlah 700 pedagang dari Pasar Anyar, Pasar Gerendeng, Pasar Poris Indah, dan Pasar Ramadhani.

Sedangkan, penerima vaksin di Pasar Malabar ada 700 pedagang dari Pasar Malabar, Pasar Bandeng, Pasar Laris, Pasar Jatake, Pasar Cibodas, dan Pasar Grand Duta.

Kenapa dipusatkan didua pasar tersebut karena mayoritas pedagang berasal dari Pasar Anyar dan Pasar Malabar.

Pemerintah Kota Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 kepada ribuan pedagang pasar di Kota Tangerang pada Senin (1/3/2021).
 
Pemerintah Kota Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 kepada ribuan pedagang pasar di Kota Tangerang pada Senin (1/3/2021).   (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

"Tadi kami ke dalam pasar untuk tetap melakukan sosialisasi hari ini bahwa vaksin itu aman dan halal," jelas Titin.

"Sanksi dia dapat sanksi sendiri ya, karena kekebalan tubuhnya kurang. Kalau menurut saya harus, jadi saya tak henti-hentinya menyosialisasikannya," sambungnya.

Ia berharap, pandemi Covid-19 akan cepat berakhir dengan adanya vaksinasi secara keseluruhan itu.

"Bukan berarti bisa bebas, yang penting menerapkan protokol kesehatan," kata Titin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved