Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wali Kota Bekasi Berharap 5.000 Penyintas Covid-19 Bisa Ikut Donor Plasma Konvalesen

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berharap, minimal 5.000 panyintas Covid-19 di wilayahnya dapat ikut donor plasma konvalesen

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di PMI Kota Bekasi Jalan Veteran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (1/3/2021). Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berharap, minimal 5.000 panyintas Covid-19 di wilayahnya dapat ikut donor plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berharap, minimal 5.000 panyintas Covid-19 di wilayahnya dapat ikut donor plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI).

Hal ini dikatakan saat mengerahkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid untuk mengikuti donor di PMI Kota Bekasi, Sanin (1/3/2021).

"Karena secara kumulatif yang terdata ada sekitar 32.000 terkonfirmasi positif Covid-19, artinya kalau mau minimal 5.000 aja (ikut donor plasma)," kata Rahmat.

Rahmat menjelaskan, kebutuhan donor plasma konvalesen sangat dibutuhkan untuk pasien yang saat ini tengah di rawat.

"Kita punya datanya, tinggal bagaimana mereke (penyintas Covid-19), mau atau tidak menyumbangkan sesuatu yang sangat dibutuhkan," terang dia.

Pemkot Bekasi lanjut dia, akan berupaya mengundang para penyintas dengan dibuatkan surat satu per satu untuk datang ke PMI Kota Bekasi.

"Melalui data base kita, kalau perlu kita buatkan surat satu per satu, kesediaannya mau datang ke PMI donor plasma," tegas dia.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya sementara mengerahkan tenaga kesehatan (nakes) RSUD Kota Bekasi yang pernah terpapar Covid-19 ikut donor plasma.

Baca juga: Bolehkah Paspampres Menendang Pengendara Moge yang Menerobos Ring 1? Wisnu: Seharusnya Ditembak

Baca juga: Diperintah Ayah, AD Ajak Dua Temannya yang Masih Remaja Jualan 10 Paket Sabu-sabu di Jakarta

Baca juga: Simak Cara Lapor SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2020 via Online, Terakhir 31 Maret 2021

Kedepan lanjut dia, pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bekasi yang pernah terpapar Covid-19 akan dikerahkan juga.

"Sekarang baru nakes dari RSUD, nanti juga ada dari Dinkes (Dinas Kesehatan), bagaimana kita minta kesediaan pendonor dari jumlah kumulatif terpapar Covid-19 di Kota Bekasi," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved