Breaking News:

Penyelundupan Sabu ke Rutan Polres Jaksel Digagalkan, Narkoba Disembunyikan di Tempe Orek

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menjelaskan, mulanya kedua pelaku berinisial AM dan DO hendak mengirimkan makanan

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu.

Narkoba tersebut hendak diantarkan ke tahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (1/3/2021).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menjelaskan, mulanya kedua pelaku berinisial AM dan DO hendak mengirimkan makanan ke sejumlah tahanan.

Namun, di dalam makanan tersebut ternyata terdapat narkoba jenis sabu yang disembunyikan.

Saat itu, petugas Rutan Polres Metro Jakarta Selatan Bripka Winarso merasa curiga dengan salah satu makanan yang dibungkus.

"Kemudian setelah dicek, salah satu lauknya yaitu di tempe oreknya, itu ditemukan beberapa bungkus narkotika jenis sabu," kata Azis saat merilis kasus ini, Selasa (2/3/2021).

Melihat temuan sabu tersebut, lanjut Azis, Bripka Winarso berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba.

"Setelah dilakukan pelacakan di tempat tujuan, yaitu di tahanan Polres, benar di dalam ada beberapa inisial yang disebut dari pengirim tersebut," ujar dia.

Baca juga: Penyayat Leher Perawat di Bandara Soekarno-Hatta Diduga Mengalami Gangguan Mental

Baca juga: Bos Mesum yang Cabuli 2 Sekretarisnya di Ancol Kerap Ajak Korban Mandi Bareng, Begini Modusnya

Total sabu yang hendak dikirimkan kedua pelaku yaitu seberat 5,54 gram.

Atas aksinya menggagalkan penyelundupan narkoba, Bripka Winarso diganjar penghargaan dari Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Sementara itu, AM dan DO telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved