Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

BREAKING NEWS Satu Korban Sriwijaya Air kembali Teridentifikasi, Total 59 Dikenali

Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengumumkan penambahan korban Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono (tengah) saat memberi keterangan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021). Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengumumkan penambahan korban Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengumumkan penambahan korban Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi pada Selasa (2/3/2021).

Paada Jumat (29/1/2021) jumlah korban Sriwijaya Air SJ-182 yang berhasil teridentifikasi Tim DVI mencapai 58 dari total keseluruhan 62 korban.

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kini jumlah korban Sriwijaya Air SJ-182 yang berhasil diidentifikasi Tim DVI berjumlah 59 orang.

"Atas nama Razanah, perempuan berumur 57, berhasil diidentifikasi dengan metode DNA dan medis," kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok, Rabu 3 Maret 2021: Gemini Hindari Perdebatan, Hubungan Virgo Dingin

Bila mengacu manifes penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (9/1/2021), Razanah berada di nomor 11.

Hingga kini tercatat 46 korban Sriwijaya Air teridentifikasi lewat pencocokan data DNA antemortem (sebelum kematian) dengan postmortem (setelah kematian).

Sementara 13 lewat pencocokan data sidik jari postmortem dengan antemortem dalam hal ini database sidik jari dari dokumen kependudukan e-KTP.

Baca juga: Hampir 2 Bulan Pasca Kecelakaan, Masih Ada 3 Korban Sriwijaya Air Belum Teridentifikasi

"Tim DVI sudah memeriksa seluruh body bag (bagian tubuh jenazah). Diperiksa menggunakan standar yang berlaku sehingga hasil kerja Tim DVI bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Standar dimaksud yakni prosedur identifikasi Tim DVI dilakukan berdasar ketentuan Interpol sehingga hasilnya berlaku secara internasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved