Breaking News:

Biar Bisa Berduaan, Oknum Lurah di Bekasi Kurung Wanita Pedagang Warung, Kini Begini Nasibnya

Biar bisa berduaan, oknum lurah di Bekasi, Jawa Barat mengurung wanita pedagang warung.

Pexels via Kompas.com
Ilustrasi Pencabulan. Biar bisa berduaan, oknum lurah di Bekasi, Jawa Barat mengurung wanita pedagang warung. 

"Ada yang melihat dia (korban) keluar dari dalam ruangan, (kondisinya) baik-baik saja," terang Alfian.

Baca juga: Oknum Lurah Diduga Lecehkan Wanita Pedagang Warung, Wali Kota Bekasi Buat Perhitungan

Baca juga: Oknum Lurah Lakukan Pelecehan Seksual ke Pedagang saat Antar Teh dan Kunci Pintu, Sekretaris Bungkam

Baca juga: Polisi Sebut Staf Kelurahan Tak Dengar Suara Teriakan Saat Oknum Lurah Lakukan Dugaan Pencabulan

Selain memeriksa enam orang saksi berasal dari staf kelurahan, penyidik Polres Metro Bekasi Kota juga sudah memeriksa suami korban.

Adapun laporan dilakukan korban pada, Jumat 11 Desember 2020 bernomor, LP/2784/K/XII/2020/SPKT/ Resort Metro Bekasi Kota.

Korban mengaku dicabuli oleh oknum lurah pada Selasa 8 Desember 2020.

Wali Kota Angkat Bicara

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi juga ikut angkat suara terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan anak buahnya.

Bukan tidak mungkin, pria berinisial RJ bakal kehilangan jabatannya sebagai lurah jika dirinya terbukti melakukan pelecehan terhadap korbannya, ER.

"Sesuai aturan kepegawaian, Wali Kota sebagai pimpinan kepegawaian bisa melakukan (sanksi)," ucap pria yang akrab disapa Pepen saat dikonfirmasi pada Rabu (3/3/2021).

"Tapi, kalau (status) PNS nya kan ada keputusan hukum tetap nanti di Menpan RB," ia menambahkan.

Menurut Pepen, kasus pelecehan seksual yang menyeret RJ masih dugaan.

Baca juga: 7 Orang yang Gagal Direkrut Monkey D Luffy Jadi Kru Topi Jerami, Ada yang Bisa Remukan Kapal

Baca juga: Tolak Rencana Anies Jual Saham Perusahaan Bir PT Delta, Ketua DPRD DKI: Salahnya Apa?

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved