Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Memastikan, Varian Baru Virus Corona Belum Masuk di Kota Patriot

Tanti Rohilawati mengatakan, pihaknya sudah mendengar kabar adanya temuan masus varian baru virus corona masuk ke Indonesia.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan, varian baru mutasi virus corona B117 belum ditemukan di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, pihaknya sudah mendengar kabar adanya temuan masus varian baru virus corona masuk ke Indonesia.

"Kami sudah mengar tapi sejauh ini kita belum dapat laporan dari ahli atau peneliti (temuan kasus varian baru di Bekasi)," kata Tanti, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Risma Undang Anggota Komisi VIII DPR Lihat Langsung Sentra Kreasi Balai Pangudi Luhur Bekasi

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dezy Syukrawati mengatakan, diagnosa varian baru virus corona perlu pembuktian medis dan klinis.

"Sejauh ini di Kota Bekasi belum menemukan, karena diagnosanya masih sama dengan virus corona sebelumnya," terang dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengumumkan, mutasi corona asal Inggris B117 sudah masuk ke Indonesia.

"Kami menemukan mutasi B.1.1.7 UK di Indonesia, ini fresh from the oven baru tadi malam ditemukan dua kasus," kata Dante dikutip Kompas.com dalam acara "Inovasi Indonesia untuk Indonesia Pulih Pasca Pandemi", Selasa (2/3/2021).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan mutasi virus corona dari Inggris atau B117 sudah ditemukan di Kabupaten Karawang.

Ia pun meminta tim dari Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk meneliti tentang varian virus baru tersebut.

"Varian baru virus corona diberitakan sudah ada di Indoensia, masuk di Karawang kami sudah melakukan pelacakan dan meminta kalau boleh tim Unpad utk meneliti UK B.1.1.7 ini," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved