Breaking News:

Ganja Sintetis Dijual Siswa SMA, Polisi: Empat Kali Lipat Lebih Bahaya dari Ganja Asli

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo mengatakan ganja sintetis ini biasa disebut gorila. Gorila lebih berbahaya dari ganja asli.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat telah mengungkap kasus pembuatan ganja sintetis yang dibuat di indekos, kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (3/3/2021). Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo mengatakan ganja sintetis ini biasa disebut gorila. Gorila lebih berbahaya dari ganja asli. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat telah mengamankan RJ (21 tahun) dan RAP (18 tahun), peracik ganja sintetis, di kamar indekos kawasan Kembangan, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/3/2021) malam.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo mengatakan, ganja sintetis ini biasa disebut 'gorila'.

Setyo menjelaskan, gorila lebih berbahaya daripada ganja asli.

"Bahayanya empat kali lipat dibanding ganja yang asli," kata Setyo, saat konferensi pers, di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021) siang.

"Halusinasinya lebih bahaya dan bisa membuat otak rusak," lanjutnya.

Kini, kedua pelaku tersebut telah mendapatkan ganjaran atas perbuatannya.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Udinese, Rafael Leao dan Brahim Diaz Berpotensi Jadi Starter

Baca juga: Mie Ayam Engko A Hin, Kuliner Kaki Lima di Pasar Minggu yang Jadi Langganan Kalangan Atas

Baca juga: Satu Tahun Mengajar Online, Guru di Tangsel Kangen Bertemu Murid Langsung: Kurang Tepat Sasaran

Mereka dijerat Pasal 113 Ayat (2) Sub pasal 112 Ayat (2) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.

Karena itu, Setyo mengimbau kepada para remaja agar tidak mengkonsumsi barang berbahaya tersebut.

Dia menambahkan, kedua pelaku masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved