Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Sejumlah Kafe Ketahuan Buka Sampai Larut Malam saat PPKM, Wagub: Enggak Ada Beking-bekingan

Politisi Gerindra ini meminta masyarakat melapor bila menemukan ada tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari. Sejumlah Kafe Ketahuan Buka Sampai Larut Malam saat PPKM, Wagub: Enggak Ada Beking-bekingan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mengakui kerap dikelabui oleh para pengusaha nakal yang membuka tempat usahanya hingga larut malam.

Tak hanya sekali, Pemprov DKI Jakarta atau dalam hal ini Satpol PP kecolongan, seperti pada kasus RM Kafe dan Brotherhood Cafe beberapa waktu lalu.

Tak mau lagi dikelabui pengusaha nakal, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta bantuan masyarakat.

Politisi Gerindra ini meminta masyarakat melapor bila menemukan ada tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Mohon masyarakat laporkan kepada kami, akan kami tindak dan akan kami beri sanksi lebih berat," ucapnya, Rabu (3/3/2021).

Ariza menjelaskan, para pengusaha itu kerap mengelabui petugas dengan pura-pura tutup sesuai dengan aturan dimana saat ini kafe dan restoran hanya boleh beroperasi sampai pukul 21.00 WIB.

Setelah tutup, beberapa jam kemudian ternyata kafe tersebut kembali buka hingga dini hari.

Untuk mengelabui petugas, para pengunjung pun diarahkan untuk masuk lewat pintu belakang maupun samping kafe tersebut.

Baca juga: 142 Warga Kota Tangerang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Selama Kurun Waktu Setahun

Baca juga: Wanita Ini Diduga Rugikan Uang Negara Hingga Rp 1,4 Triliun, Terkait Kasus Pembobolan Dana Pensiun

"Kami minta jangan ada lagi tempat-tempat hiburan yang mencoba menyiasati dan mengelabui petugas," ujarnya.

Bila nantinya ditemukan ada kafe atau tempat usaha nakal yang masih mencoba mengelabui petugas, Ariza menegaskan, pihaknya bakal memberikan sanksi tegas.

"Kafe, restoran, tempat-tempat usaha apapun yang melanggar akan ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan," tuturnya.

"Enggak ada beking-bekingan, siapapun yang tidak patuh dan taat, laporkan ke kami, nanti akan saya panggil Satpol PP," tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved