Breaking News:

Siasat Licik Kades Sunat Dana Bantuan Covid-19, Warga Cuma Dikasih Sebulan, Sisanya Buat Berjudi

Siasat licik kepala desa di Sumatera Selatan menyunat dana bantuan Covid-19 buat 156 warganya.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi petugas bersiap salurkan paket bantuan sosial (bansos). Siasat licik seorang kepala desa di Sumatera Selatan menyunat dana bantuan Covid-19 buat 156 warganya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Siasat licik kepala desa di Sumatera Selatan menyunat dana bantuan Covid-19 buat 156 warganya.

Modus Askari (43) Kepala Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan langsung mengambil seluruh dana bantuan warganya yang terdampak itu selama tiga bulan.

Namun, dana tersebut ternyata oleh Askari hanya diberikan kepada warganya untuk alokasi sebulan.

Sedangkan alokasi dana bantuan untuk bulan kedua dan ketiga digunakan untuk foya-foya dan berjudi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Sumar Heti menjelaskan, total dana bantuan Covid-19 yang diduga dikorupsi oleh Askari diketahui sebesar Rp 187,2 juta.

Dana tersebut yang seharusnya untuk warga terdampak pandemi Covid-19 malah digunakan terdakwa untuk bermain judi dan foya-foya.

Dalam sidang perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Sumar Heti menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni Pasal 2 ayat 2 juncto Pasal 18 ayat 3, subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 dan Pasal 8 tentang Korupsi.

Dengan pasal yang disangkakan tersebut, terdakwa terancam hukuman mati.

"Dalam Pasal 2 itu hukuman maksimal adalah hukuman mati, nanti akan dilihat dalam fakta persidangan yang mana akan dikenakan kepada terdakwa oleh hakim," ujarnya, Selasa (2/3/2021)

Modus Kepala Desa

Ilustrasi rupiah
Ilustrasi rupiah (Kompas.com/Nurwahidah)
Halaman
123
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved