Breaking News:

Sudah Turun, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Kramat Jati Masih Rp 110 Per Kilogram

Para pedagang dan pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur mengeluhkan mahalnya harga cabai

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Lapak pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Para pedagang dan pembeli di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur mengeluhkan mahalnya harga cabai yang mengalami kenaikan sejak awal tahun 2021.

Sri Mulyani (34), satu pedagang cabai di Pasar Kramat Jati mengatakan hingga kini harga cabai rawit merah di lapaknya masih mencapai Rp 110 ribu per kilogram.

"Sebenarnya harga sudah turun, sebelumnya malah sampai Rp 150 ribu per kilogram. Tapi harga segini masih mahal banget, belum normal," kata Sri di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Pemilik Warung Makan di Ancol Pilih Tutup Sementara

Lapak pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021). 
Lapak pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Dia mengeluhkan mahalnya harga karena tidak berbanding lurus dengan modal dan omzet yang dagang yang tidak ikut naik sebagaimana harga cabai rawit merah.

Sejak beberapa pekan lalu dia mengurangi stok dagangan di lapaknya, dari yang biasanya lima kilogram per hari menjadi hanya dua kilogram per hari.

"Semenjak harga naik pembeli sepi. Pembeli langganan yang biasanya satu kali belanja sampai 1 kilogram sekarang paling setengah kilogram. Mengurangi belanja lah," ujarnya.

Sri menuturkan sejak dua hari terakhir harga sejumlah jenis cabai di Pasar Induk Kramat Jati tempatnya berbelanja memang menurun.

Dia mencontohkan harga cabai keriting yang sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram dalam dua hari terakhir harganya turun menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Sementara cabai rawit hijau yang harga sebelumnya berkisar Rp 60-Rp 70 ribu per kilogram sekarang sudah turun menjadi Rp 50 ribu kilogram.

"Tapi harga segitu tetap belum normal, karena sebelumnya harga cabai rawit merah di Pasar Induk itu Rp 40-Rp 50 ribu per kilogram. Kata agen sih harga naik karena banyak petani gagal panen," tuturnya.

Sumiati (46), satu pembeli cabai di Pasar Kramat Jati juga mengeluhkan mahalnya harga cabai karena penurunan harganya lama sejak naik di awal tahun 2021.

Menurutnya siasat mengurangi jumlah belanjaan tidak efektif karena cabai dibutuhkan dalam berbagai jenis masakan dan kenaikan berlangsung lama.

"Hari ini ngurangin belanja karena mahal tapi kan besok harus belanja lagi karena keluarga di rumah senang sambal. Mau enggak mau ya harus belanja terus, harapannya biar harga turun lah," kata Sumiati.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved