Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Vaksinasi Tenaga Pendidik Mulai Dilaksanakan di Kota Depok

Vaksinasi  ini dilakukan dalam rangka persiapan proses belajar tatap muka yang dikabarkan akan berlangsung pada Juli 2021 mendatang

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pelaksanaan vaksin untuk tenaga pendidik di Puskesmas Depok Jaya, Rabu (3/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Vaksinasi Covid-19 untuk seluruh tenaga pendidik di Kota Depok mulai dilakukan sejak Selasa (2/3/2021) kemarin, di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada.

Vaksinasi  ini dilakukan dalam rangka persiapan proses belajar tatap muka yang dikabarkan akan berlangsung pada Juli 2021 mendatang.

Seperti di Puskesmas Depok Jaya, Pancoran Mas, total sudah ada puluhan tenaga pendidik yang menjalani vaksin selama dua hari ini.

 “Untuk pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik sudah sejak kemarin. Di Kelurahan Depok Jaya ada 23 sekolah mulai SD sampai SMA. SD dan SLB ada 15 sekolah,” ujar Kepala Puskesmas Depok Jaya, Euis Eka Kurniati, saat ditemui wartawan, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: 15 Rumah di Kelurahan Jatinegara Terbakar, 75 Warga Terpaksa Mengungsi

Baca juga: Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Pabrik Rumahan Pembuatan Ganja Sintetis

Baca juga: Polsek Muara Baru Tangkap Dua Pelaku Pencurian Tabung Gas Oksigen Beserta Seorang Penadah

Euis menjelaskan, Puskesmas Depok Jaya hanya mendapat jatah 99 dosis vaksin untuk tenaga pendidik.

“Jadi harus kita bagi rata. Dari kuota 99 orang jadi satu sekolah hanya empat kuotanya,” tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan vaksin, Eka mengatakan seluruh prosesnya berjalan lancar, hanya saja ada beberapa yang gagal lantaran tensinya tidak lolos tahapan screening.

 “Kita sesuai alur. Pasien yang datang langsung dicscreening. Dari hasil kemarin, hanya ada beberapa yang tidak lolos karena ada hipertensi,” ungkapnya.

 “Kemungkinan mereka (yang tidak lolos screening) sudah ada faktor penyakit penyerta tapi tidak terkontrol,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved