Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Varian Baru Virus Corona Masuk Indonesia, Belum Ada Aturan Baru Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta belum mengeluarkan peraturan baru terkait mutasi virus corona atau virus corona varian baru asal Inggris

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Terminal 3 Bandara Internasional Bandara Soekarno-Hatta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta belum mengeluarkan peraturan baru terkait mutasi virus corona atau virus corona varian baru asal Inggris jenis B.1.1.7.

Sebab, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta pun masih menggunakan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 8 Tahun 2021.

Padahal, Bandara Soekarno-Hatta adalah gerbang utama Indonesia.

Sebagai informasi, SE tersebut tentang protokol kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Kami masih sama dengan surat edaran kemarin (Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 8 Tahun 2021)," kata Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Darmawali Handoko melalui pesan singkat, Rabu (3/3/2021).

Berikut beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi penumpang yang baru saja terbang dari luar negeri:

1. WNI/WNA menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR di negara asal yang sempelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan atau aplikasi elektronik Health Alert Card (e-HAC) internasional.

- Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina terpusat selama 5 x 24 jam.

- Pekerja Migran Indonesia; pelajar/mahasiswa; atau pegawai pemerintah yang menjalani dinas luar negeri menjalani karantina di Wisma Pademangan, Jakarta Utara, dengan biaya ditanggung pemerintah

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved