Breaking News:

Jika Pemilu Digelar Hari Ini PDIP, PSI, dan Golkar Berjaya di DKI Jakarta

Meskipun PSI tidak berhasil menembus parliamentary threshold (PT) di tingkat Senayan, tetapi di DPRD DKI Jakarta

Nusantara Strategic Network (NSN) merilis elektabilitas partai politik di DKI Jakarta, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politik di tingkat ibukota Jakarta berlangsung sangat dinamis.

Ketika dua periode pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara nasional, Partai Demokrat dan PKS menguasai Jakarta.

Seiring naiknya Jokowi pada 2014 dan kemenangan berturut-turut PDIP dalam dua kali pemilu, dominasi politik pun bergeser.

Kemunculan partai-partai politik baru pun mewarnai dinamika politik di tingkat DKI Jakarta.

Pada Pemilu 2009, muncul Gerindra yang kemudian bersama PDIP makin dominan.

Pada Pemilu 2014 ada Partai Nasdem, lalu pada 2019 tampillah Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Meskipun PSI tidak berhasil menembus parliamentary threshold (PT) di tingkat Senayan, tetapi di DPRD DKI Jakarta partai yang diidentikkan dengan anak-anak muda milenial itu berhasil merebut 8 kursi dan membentuk fraksi tersendiri.

“Jika digelar pemilu saat ini, diprediksi PDI Perjuangan (PDIP) dan PSI bakal menguasai DKI Jakarta, disusul Golkar,” kata Direktur Program NSN Riandi di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Elektabilitas PDIP teratas mencapai 21,3 persen, disusul PSI 14,3 persen dan Golkar 9,8 persen.

Unggulnya PDIP tidak dapat dilepaskan dari faktor kemenangan dua periode di tingkat nasional, dan diprediksi akan tetap unggul pada 2024 mendatang.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved