Breaking News:

Kementerian Dalam Negeri Sosialisasi Sistem Aplikasi e-BLUD kepada Pemerintah Daerah

Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri melaksanakan Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam bentuk sistem aplikasi e-BLUD, Kamis (4/3/2021) di Hotel Novotel Jakarta Mangga Dua Square. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri melaksanakan Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam bentuk sistem aplikasi e-BLUD (eletronik Badan Layanan Umum Daerah) kepada pemerintah daerah, Kamis (4/3/2021).

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Dr Mochamad Ardian Noervianto, MSi, dalam pembukaan kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa Ditjen Bina Keuangan Daerah tidak akan dapat bekerja sendirian.

"Sudah barang tentu keterlibatan pemangku kebijakan di pemerintah daerah memiliki peran penting dalam penyelenggaraan BLUD agar optimal dan ideal," ujar Mochamad Ardian Noervianto.

Ardian menjelaskan, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan Pemda terkait BLUD, yakni: Penguatan peran Pemerintah Daerah dalam pembinaan BLUD; Menyiapkan regulasi (Peraturan Gubernur, Bupati/Walikota) dalam rangka implementasi pengelolaan BLUD; Meningkatkan kapasitas SDM Pengelola, Pembina, dan Pengawas BLUD; dan Mengalokasikan anggaran pada APBD sebagai dukungan pengelolaan BLUD.

Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan pedoman lainnya terkait BLUD, khususnya Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 981/4092/KEUDA tanggal 2 Oktober 2020 Hal Pedoman Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.

Selanjutnya acara diberikan arahan Direktur BUMD, BLUD dan BMD Kemdagri, Drs. Budi Santosa, M.Si, serta R. Wisnu Saputro, SE dan Ananto Budiono, SE, MAP selaku Kasi Subdit BLUD.

Dalam pemaparannya, mereka menyebutkan bahwa Pengelolaan keuangan BLUD berdasarkan SE Dirjen BKD tersebut merupakan hal baru bagi BLUD, sehingga dalam penerapannya agar dapat lebih tertib, efektif dan efisien serta akuntabel perlu dibantu oleh sistem aplikasi yang dinamakan e-BLUD.

Sistem aplikasi e-BLUD sendiri adalah suatu sistem yang mendokumentasikan administrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan pertanggungjawaban, serta pelaporan keuangan BLUD secara real time.

Sistem aplikasi e-BLUD dirancang secara online untuk memudahkan pengguna dalam mengakses data di mana dan kapan saja berdasarkan manajemen user yang sistematis sesuai tugas dan fungsinya sebagai pengelola keuangan BLUD.

Maksud dan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh BLUD dalam melakukan administrasi pengelolaan keuangan BLUD.

Kegiatan ini juga berguna untuk menginformasikan regulasi maupun pengembangan aplikasi e-BLUD tersebut.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar bagi seluruh stakeholder tentang peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses pengelolaan keuangan BLUD," ujar Budi Santoso.

Sosialisasi ini juga diisi oleh para Narasumber dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) Fisip Universitas Indonesia yaitu Hendra Wijaya, S.Sos., M.Si, (Ketua FTC LPPSP UI); Bramana Purwasetya, S.Sos., M.Si, Zarwin Sabar, SE., ME; Alfian Agustiar, SE (Peneliti FTC LPPSP UI) dan Narasumber dari Kasubag Keuangan RSUD Bendan Kota Pekalongan yaitu Mukhsin Hadi SE, M.Si, AAP, CPFO, CSEP yang memberi paparan gambaran umum implementasi pengelolaan keuangan BLUD dengan menggunakan aplikasi e-BLUD.

Pada akhirnya hasil yang diharapkan dari sosialisasi ini adalah agar seluruh BLUD dapat menerapkan pengelolaan keuangan BLUD yang terstandar, tidak berbeda-beda antar BLUD di daerah-daerah sesuai peraturan perundang-undangan dan standar akuntansi BLUD, sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel, handal dan relevan untuk mencapai tujuan BLUD memberikan pelayanan dasar yang baik bagi masyarakat di daerah.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved